<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>INTERPRETASI TAHADDUS BI AL-NI'MAH Q.S. AL-DHUHA [93]: 11&#13;
PERSPEKTIF HERMENEUTIKA MA’NĀ-CUM-MAGHZĀ</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 21205032052</mods:namePart><mods:namePart type="family">Riska Nurulfaizah Utami</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini membahas tentang interpretasi tahaddus bi al-ni'mah pada Q.S. Al-&#13;
Dhuha [93]: 11 dengan menggunakan perspektif hermeneutika ma'na cum maghza. Penelitian&#13;
ini dilatarbelakangi oleh beragamnya penafsiran tahaddus bi al-ni'mah namun belum lebih&#13;
jauh menyentuh aspek signifikansi atau pesan utama ayat. Di sisi lain, pemahaman dan&#13;
penggunaan yang tidak tepat terhadap anjuran tahaddus bi al-ni'mah pada Q.S. Al-Dhuha&#13;
[93]: 11 dapat menjadi polemik di tengah masyarakat. Salah satunya seperti pernyataan&#13;
seorang pendakwah yang mengutip Q.S. Al-Dhuha [93]: 11 untuk membolehkan perilaku&#13;
pamer kekayaan yang ia lakukan. Padahal anjuran tahaddus bi al-ni'mah pada ayat tersebut&#13;
sama sekali tidak mengajarkan hal negatif seperti itu.&#13;
Maka dari itu, penelitian ini fokus untuk mencari makna historis, signifikansi historis,&#13;
dan signifikansi dinamis kontemporer dari Q.S. Al-Dhuha [93]: 11 untuk merumuskan konsep&#13;
tahaddus bi al-ni'mah dalam kehidupan modern. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif&#13;
dengan jenis penelitian kepustakaan. Data primernya adalah Q.S. Al-Dhuha [93]: 11 dan data&#13;
sekundernya berupa karya-karya akademik yang mendukung pada analisis pendekatan ma'na&#13;
cum maghza. Pendekatan ini dipilih karena mempunyai struktur analisis yang komprehensif&#13;
dalam menawarkan penafsiran Al-Qur'an yang relevan untuk era modern, karena dalam&#13;
pengaplikasiannya telah dapat menyatukan perangkat disiplin keilmuan klasik dan&#13;
multidisiplin keilmuan modern.&#13;
Hasil yang ditemukan dari penelitian ini adalah signifikansi historis Q.S. Al-Dhuha&#13;
[93]: 11 adalah meneguhkan hati Nabi Muhammad Saw pada masa awal dakwah, memotivasi&#13;
beliau menyampaikan dakwah secara terbuka, dan menegaskan peran beliau sebagai pembawa&#13;
rahmat bagi alam semesta. Kemudian, signifikansi dinamis kontemporer dari Q.S. Al-Dhuha&#13;
[93]: 11 adalah Pertama, dari sisi konteks ayat tersebut dapat menguatkan umat islam di&#13;
tengah krisis kesehatan mental modern. Kedua, dari sisi fungsi ayat tersebut dapat&#13;
membangun narasi positif di ruang publik dan digital. Ketiga, dari sisi tujuan ayat tersebut&#13;
dapat membangun kepedulian sosial masyarakat modern. Melalui upaya kontekstualisasi&#13;
tersebut, maka dapat dipahami bahwa konsep tahaddus bi al-ni'mah dalam kehidupan modern&#13;
adalah pertama, tahaddus bi al-ni'mah perlu dilakukan dalam bentuk syukur aktif yang&#13;
diwujudkan melalui tindakan nyata. Kedua, etika tahaddus bi al-ni'mah adalah menceritakan&#13;
nikmat dengan niat yang baik, penuh empati, serta terbebas dari riya' dan sombong. Ketiga,&#13;
tujuan tahaddus bi al-ni'mah adalah harus dapat menjadi pelajaran yang baik ('ibrah) dan&#13;
menjadi kisah tauladan yang dibicarakan terus menerus (uhdutsah).&#13;
Kata Kunci: Tahaddus Bi Al-Ni'mah, Q.S. Al-Dhuha [93]: 11, Ma'na Cum Maghza</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Ilmu Alqur’an dan Tafsir </mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-12-15</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>