@phdthesis{digilib76189, month = {June}, title = {CREATIVE ADJUSTMENT STRATEGI DAKWAH GRUP SHOLAWAT UKM JQH AL-MIZAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 21105040067 Aditya Setiawan}, year = {2025}, note = {M. Yaser Arafat, M.A.}, keywords = {Dakwah, Penyesuaian, Sholawat}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76189/}, abstract = {Sholawat merupakan salah satu tradisi yang dikerjakan oleh umat Islam. Umat Islam mengerjakan sholawat sebagai ibadah dan ungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini berangkat dari kegelisahan akademik mengeksplorasi bagaimana al-Mizan merumuskan strategi dakwahnya di tengah tarik-menarik antara tradisi dan modernitas. Dalam menghadapi tantangan tersebut, al-Mizan menjawab dengan menginovasikan seni sholawatnya sebagai strategi dakwah untuk menjangkau semua kalangan di masyarakat. Penelitian ini menggunaan teori Penyesuaian Kreatif dari Soedjatmoko yang menekankan pada selektivitas, improvisasi, dan integrasi. Selektivitas merupakan proses kritis dalam memilih unsur-unsur modernisasi atau perubahan yang relevan dan kompatible dengan nilai inti suatu sistem. Improvisasi merupakan jantung dari penyesuaian kreatif, dimana teori Soedjatmoko memberikan ruang bagi kesalahan dan pembelajaran. Improvisasi berkaitan dengan eksperimen atau inovasi yang dilakukan untuk menemukan bentuk baru dari hasil adaptasi, seringkali melalui trial and error. Integrasi adalah tahap dimana berbagai unsur yang telah diseleksi dan diuji melalui improvisasi akhirnya menemukan bentuk akhirnya sebagai sebuah kesatuan yang bersangkutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Mizan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan kebutuhan audiens muda melalui pembaruan format dakwah dengan seni sholawat. Al-Mizan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan kebutuhan audiens muda melalui pembaruan format dakwah dengan seni sholawat. Mereka menghadirkan genre baru seperti Akustik, Mizanan, Gambus, dan Kontemporer, dalam mendukunng strategi dakwahnya. Selain itu, al-Mizan memanfaatkan media sosial sebagai saluran promosi dan dakwah. Penggunaan media digital membantu memperluas jangkauan dakwah sholawat. Pembentukan inovasi pada grup sholawat melewati berbagai tahap, mulai dari selektivitas, improvisasi, dan integrasi. Tahap selektivitas yakni mulai dari instrumen yang menggabungkan antara tradisional dan modern, lirik lagu yang disesuaikan dengan kondisi dan media sosial yang banyak diminati masyarakat. Tahap selanjutnya yaitu improvisasi, improvisasi di grup sholawat al-mizan menciptakan berbagai genre baru yaitu akustik, mizanana, gambus, dan kontemporer. Selain itu pada improvisasi dakwah melalui media menggunakan Youtube, Instagram, dan WhatsApp. Tahap integrasi yakni memadukan unsur-unsur tradisional dan modern menjadi satu kesatuan yang baru baik dari seni sholawat ataupun media dakwahnya. Kata kunci: Dakwah, Penyesuaian, Sholawat} }