@article{digilib76269, volume = {38}, number = {1}, author = {- Ahmad Anfasul Marom}, title = {SYARi'AH MOVEMENTS IN COMPARASION SOUTH SULAWESI AND WEST JAVA PROVINCE}, publisher = {UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten}, journal = {Al Qlalam}, pages = {1--34}, year = {2011}, keywords = {politik muslim, DI/TII, KPPSI, NII, Perda Syariah.}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76269/}, abstract = {Paper ini mencoba mengkaji tumbuh kembangnya Perda (Peraturan Daerah) Syatiat Islam di Indonesia masa kini. Sebagaimana kita ketahui, se.Jak lengsernya Presiden Soeharto (1998), gerakan muslim politik menemukan momentumnya untuk tampil dalam panggung politik nasional. Dari tahun 1999 2002, tiga partai Islam (PPP, PBB, dan PK) berusaha keras memperjuangkan masuknya kembali tujuh kata Piagam Jakarta dalam amandemen UUD 1945. Mereka secara intensif be1juang dari dalam parlemen. Pada waktu yang sama, usaha mereka juga didukung penuh oleh kelompok Islam radikal dan? luar parlemen seperti HTI dan MMI. Jika sebelumnya mereka menuntut penerapan . r yariah di level nasional, saat ini mereka berusaha melakukannya di level daerah. Ini terbukti dati adanya penerapan perda .ryariah di beberapa wilayah yang mayoritas penduduknya muslim seperti Bulukumba, Gowa, Maros, umbok, Pamekasan, Cian.Jur, Indramayu, Tasikmalaya, Padang, Ba'!/armasin, dan Nanggro Aceh Darussalam. Kajian ini mencoba membandingkan dua provinsi yang mayoritas penduduknya muslim, yaitu Sulawesi S elatan dan J awa Bara! yang sudah menerapkan perda .ryatiah sejak tahun 2001.} }