%A NIM.: 19102010035 Irfan Eka Wiraseta %O Dr. Khadiq, S.Ag., M.Hum %T MODEL KOMUNIKASI ANTARA ETNIS JAWA DAN MADURA SEBAGAI PENGELOLA SITUS PETIRTAAN NGAWONGGO %X Penelitian ini membahas model komunikasi antara etnis Jawa dan Madura sebagai pengelola Situs Petirtaan Ngawonggo. Situs ini memiliki sejarah yang dimulai dari penemuan dan eskavasi, pembangunan Tomboan, hingga berkembangnya aktivitas wisata yang menarik kunjungan publik. Seiring meningkatnya intensitas interaksi antar pengelola, muncul perbedaan cara pandang yang memengaruhi dinamika model komunikasi dalam pengelolaan situs. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pandang dan model komunikasi antar pengelola situs. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian para pengelola Situs Petirtaan Ngawonggo. Data dalam penelitian ini dianalisis secara naratif deskriptif untuk memahami dinamika komunikasi dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan cara komunikasi memengaruhi perbedaan cara pandang pengelola yang dianalisis melalui dimensi budaya Hofstede. Perbedaan ini memengaruhi model komunikasi yang bergerak secara dinamis dari linier, interaksional, hingga transaksional yang mengikuti perubahan relasi sosial, kebutuhan pengelolaan, serta struktur kelembagaan. Pergeseran model komunikasi ini juga dipengaruhi oleh intervensi yang dilakukan oleh Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Kata Kunci : model komunikasi, cara pandang pengelola, dimensi budaya Hofstede, komunikasi antarbudaya, pengelolaan situs %K model komunikasi, cara pandang pengelola, dimensi budaya Hofstede, komunikasi antarbudaya, pengelolaan situs. %D 2026 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib76285