<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERAN LAZISMU DIY DALAM FILANTROPI DIGITAL&#13;
MELALUI PLATFORM JALAN KEBAIKAN UNTUK&#13;
MENARIK PARTISIPASI SOSIAL GENERASI Z</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 21102050013</mods:namePart><mods:namePart type="family">Octavia Safina Fitri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola partisipasi sosial&#13;
masyarakat, termasuk dalam praktik filantropi. Filantropi digital menjadi salah satu&#13;
bentuk partisipasi yang berkembang pesat, terutama di kalangan Generasi Z yang&#13;
memiliki kedekatan dengan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis&#13;
peran Platform Jalan Kebaikan yang dikelola oleh LAZISMU DIY dalam menarik&#13;
partisipasi sosial donasi online Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan&#13;
kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara&#13;
mendalam dan dokumentasi terhadap pengelola platform, donatur Generasi Z, serta&#13;
penerima manfaat. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Teori Peran dari&#13;
Bruce J. Biddle untuk mengkaji peran kelembagaan, Teori Filantropi Bekkers dan&#13;
Wiepking untuk memahami mekanisme perilaku filantropi digital, serta Teori&#13;
Partisipasi Cohen dan Uphoff (1980) untuk mengidentifikasi bentuk partisipasi&#13;
sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Platform Jalan Kebaikan menjalankan&#13;
tiga peran utama, yaitu sebagai fasilitator, legitimasi, dan inklusif. Peran fasilitator&#13;
diwujudkan melalui penyediaan sistem donasi yang mudah, cepat, dan sesuai&#13;
dengan karakteristik digital native Generasi Z. Peran legitimasi terlihat dari upaya&#13;
membangun kepercayaan melalui transparansi laporan dan reputasi kelembagaan.&#13;
Sementara itu, peran inklusif tercermin dari fleksibilitas nominal donasi dan&#13;
keterbukaan akses tanpa batasan latar belakang sosial. Penelitian ini menyimpulkan&#13;
bahwa Platform Jalan Kebaikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana&#13;
penghimpunan dana, tetapi juga sebagai medium partisipasi sosial digital yang&#13;
mendorong keterlibatan berkelanjutan Generasi Z dalam filantropi digital. Temuan&#13;
ini berkontribusi pada pengembangan kajian filantropi digital serta memberikan&#13;
implikasi praktis bagi lembaga filantropi dalam merancang strategi partisipasi&#13;
sosial berbasis digital.&#13;
Kata Kunci: filantropi digital, platform donasi online, Generasi Z</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Kesejahteraan Sosial</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>