<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS MATERI SISTEM PERNAPASAN KELAS V SD/MI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104080045</mods:namePart><mods:namePart type="family">Fadiah Radinata Yashifa</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Keberhasilan dalam pembelajaran dapat tercermin dari hasil belajar yang&#13;
merupakan kunci pencapaian perubahan tingkah laku maupun penguasaan secara&#13;
kognitif. Dalam optimalisasi hasil belajar seringkali terhambat oleh penggunaan&#13;
model pembelajaran yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui pengaruh dan seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran&#13;
kooperatif Tipe Group Investigation terhadap hasil belajar kognitif IPAS materi&#13;
sistem pernapasan pada siswa kelas V SDN 4 Catur Tunggal Yogyakarta.&#13;
Rendahnya hasil belajar siswa menunjukkan proses pembelajaran yang berlangsung&#13;
belum optimal. Pembelajaran yang didominasi metode ceramah menjadikan siswa&#13;
cenderung pasif sehingga diperlukan penerapan model pembelajaran yang lebih&#13;
aktif dan melibatkan siswa secara langsung dalam proses belajar.&#13;
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain&#13;
yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan bentuk Nonequivalent&#13;
Control Group Design, yaitu desain yang melibatkan dua kelompok yang tidak&#13;
dipilih secara acak dan diberikan pretest dan posttest. Populasi penelitian berjumlah&#13;
56, dengan kelas VA sebagai kelas kontrol dan kelas VB sebagai kelas eksperimen.&#13;
Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes hasil belajar dan lembar&#13;
observasi. Tes digunakan untuk mengukur hasil belajar melalui pretest dan posttest,&#13;
sedangkan lembar observasi untuk mengamati keterlaksanaan pembelajaran selama&#13;
penerapan model Pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation.&#13;
Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test dan uji N-Gain&#13;
dengan kriteria signifikasi &lt; 0,05. Hasil uji Independent Sample T-Test&#13;
menunjukkan signifikasi sebesar 0,653 (&gt;0,05) yang berarti secara statistik tidak&#13;
terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh faktor teknis seperti&#13;
keterbatasan waktu dan kesiapan siswa. Namun, pada uji N-Gain menunjukkan&#13;
bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar dalam kategori&#13;
“sedang” dengan skor 0,4451. Sementara kelas kontrol berada pada kategori rendah&#13;
dengan skor 0,0092. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model&#13;
pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation memiliki dampak yang positif&#13;
dalam meningkatkan pemahaman materi IPAS.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">371.36 Metode Pengajaran, Metode Pembelajaran</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-03-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>