relation: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76359/ title: “PARTY TANPA TIPSY” NEGOSIASI RUANG KESENANGAN DAN MORALITAS PEMUDA MUSLIM DI CIREBON creator: Muhammad Nur Said, NIM.: 23200011105 subject: 363.4 Public Moral and Customs/Masalah-masalah yang Berhubungan dengan Moral description: Studi ini mengkaji bagaimana pemuda Muslim Cirebon menegosiasi antara moralitas agama dan kesenangan di Kafe Benoa, satu-satunya kafe di Cirebon yang mengusung konsep klub hiburan malam tanpa alkohol. Tesis ini mengajukan tiga konsep utama sebagai kerangka analisis, reposisi makna kesenangan, kurasi suasana dan selera, serta Multiple Moral Rubrics dari para pengunjung. Multiple Moral Rubrics mengacu pada keberagaman nilai-nilai moral yang menjadi sumber interpretasi bagi para pengunjung Kafe Benoa, mereka tidak hanya terpaku pada satu standar moral tunggal, melainkan mengelola berbagai kerangka moral secara bersamaan, yang bisa saling tumpang tindih, dan terkadang bertentangan. Ketiga konsep tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut. Pertama,1 Kafe Benoa mereposisi makna kesenangan dengan mengganti elemen party yaitu alkohol dengan kopi dan minuman non alkohol lainnya, serta musik koplo yang dekat dengan budaya masyarakat Cirebon. Kedua Kafe Benoa mengkurasi pengalaman hiburan melalui pemilihan genre musik, desain suasana, serta pemilihan artis dan DJ yang sesuai dengan selera dan sensitivitas audiens lokal. Ketiga, Konsumsi hiburan di Kafe Benoa dipengaruhi oleh Multiple Moral Rubrics yang dimiliki konsumen, yaitu kombinasi antara nilai-nilai religius, gaya hidup modern, dan preferensi pribadi. Tesis ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pelaku utama Kafe Benoa, serta kajian terhadap dokumen dan media sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para pemuda Muslim yang menjadi konsumen Kafe Benoa tidak lagi melihat agama dan kesenangan sebagai dua hal yang saling bertentangan. Bagi mereka, menjadi Muslim tidak berarti harus menjauhi hiburan atau kehidupan modern. Mereka memadukan nilai keimanan dengan gaya hidup kekinian secara selaras. Pilihan mereka untuk berkumpul di tempat hiburan tanpa alkohol seperti Kafe Benoa mencerminkan cara baru dalam menjalani keberagamaan yang lebih cair, fleksibel, dan kontekstual. date: 2025-07-31 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76359/1/22200011100_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76359/2/22200011100_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf identifier: Muhammad Nur Said, NIM.: 23200011105 (2025) “PARTY TANPA TIPSY” NEGOSIASI RUANG KESENANGAN DAN MORALITAS PEMUDA MUSLIM DI CIREBON. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.