<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>SINTESIS NANOMATERIAL MAGNETIT TERMODFIKASI EKSTRAK LIMBAH KULIT JERUK MANIS (Citrus sinesis) DAN APLIKASINYA SEBAGAI MEDIA FILTER AIR LIMBAH DENGAN KOMBINASI ARANG AKTIF</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22106030003</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ida Laelatul Kasanah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Limbah cucian pakaian rumah tangga mengandung berbagai polutan organik dan&#13;
anorganik yang berpotensi mencemari lingkungan, yang umumnya terukur melalui&#13;
parameter COD, TSS, TDS, deterjen, pH dan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mensintesis nanomaterial magnetit termodifikasi ekstrak kulit jeruk manis (Citrus&#13;
sinesis) Fe3O4-CS, melakukan karakterisasi material, serta mengkaji kinerjanya&#13;
sebagai media filter air limbah cucian pakaian dengan kombinasi arang aktif.&#13;
Sintesis Fe3O4-CS dilakukan menggunakan metode kopresipitasi terbalik dengan&#13;
pereaksi FeCl2.6H2O dan FeSO4.7H2O dalam NaOH, serta penambahan ekstrak&#13;
kulit jeruk sebagai capping agent. Karakterisasi material dilakukan menggunakan&#13;
FTIR, XRD, dan SEM-EDX. Spektrum FTIR menunjukkan pita serapan khas&#13;
ikatan Fe-O serta keberadaan gugus fungsi organik dari ekstrak kulit jeruk manis.&#13;
Difaktogram XRD mengkonfirmasi terbentuknya fase magnetit yang sesuai dengan&#13;
data JCPDS No.19-0629, dengan ukuran kristal rata-rata sebesar 1,34 nm&#13;
berdasarkan perhitungan persamaan Debye-Scherrer. Hasil SEM memperlihatkan&#13;
morfologi partikel yang tidak beraturan dengan permukaan relatif kasar, sedangkan&#13;
analisis EDX mengkonfirmasi keberadaan unsur Fe, O, dan C yang menunjukkan&#13;
keberhasilan modifikasi permukaan magnetit oleh senyawa organik ekstrak kulit&#13;
jeruk. Aplikasi Fe₃O₄-CS sebagai media filter menunjukkan kinerja yang lebih baik&#13;
dibandingkan filter tanpa Fe₃O₄-CS, terutama dalam menurunkan parameter COD,&#13;
dan TSS, meskipun tidak signifikan pada TDS dan deterjen. Nilai pH dan suhu air&#13;
limbah tetap berada dalam rentang aman sesuai baku mutu. Polutan dalam air&#13;
limbah dan Fe3O4-CS berinteraksi melalui interaksi π-π, interaksi elektrostatik, dan&#13;
ikatan hidrogen. Studi regenerasi hingga lima siklus menunjukkan bahwa efisiensi&#13;
filtrasi mengalami fluktuasi namun tidak menurun secara signifikan, menandakan&#13;
bahwa media Fe₃O₄-CS masih stabil digunakan berulang.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">543 Kimia Analitikal, Kimia Analisis</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-04-28</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>