<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>INTEGRASI TASAWUF DAN PSIKOLOGI STUDI KOMPARATIF PEMIKIRAN ROBERT FRAGER DAN FUAD NASHORI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 23205012022</mods:namePart><mods:namePart type="family">Aulia Sukma</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Wacana mengenai integrasi tasawuf dan psikologi merupakan isu yang&#13;
relatif baru dalam kajian keilmuan, meskipun dalam beberapa waktu terakhir tema&#13;
ini semakin banyak diperbincangkan dalam diskursus akademik. Tasawuf sebagai&#13;
sebuah tradisi keilmuan memiliki kedalaman analisis yang khas dalam memahami&#13;
dimensi batin dan dinamika kejiwaan manusia. Oleh karena itu, tasawuf dipandang&#13;
relevan untuk dikaji dalam konteks psikologi, sebab di dalamnya terdapat&#13;
karakteristik dan kerangka pemahaman yang sejalan dengan kajian psikologi&#13;
tentang aspek jiwa, psikis, transformasi diri, dan perkembangan kepribadian.&#13;
Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi tasawuf dan psikologi melalui&#13;
kajian komparatif atas pemikiran Robert Frager dan Fuad Nashori dengan&#13;
merepresentasikan dua model integrasi yang berbeda secara epistemologis dan&#13;
kontekstual, Robert Frager dari tradisi psikologi transpersonal Barat, sedangkan&#13;
Fuad Nashori dari tradisi psikologi Islam. Penelitian ini merupakan peneltian&#13;
kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui studi dokumen. Sumber data&#13;
primer berasal dari karya Robert Frager terutama Heart, Self, and Soul: The Sufi&#13;
Psychology of Growth, Balance, and Harmony dan sumber primer lainnya, dan&#13;
karya Fuad Nashori terutama “Poten-Potensi Manusia” dan sumber primer lainnya&#13;
termasuk artikel jurnal yang di publikasikan. Ragam data tersebut kemudian&#13;
diinventarisasi dan diklasifikasikan ke dalam kelompok-kelompok yang secara&#13;
implisit berkaitan dengan objek penelitian.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui Psikologi Sufi, Robert Frager&#13;
menawarkan model integrasi reflektif-eksistensial yang menekankan pemahaman&#13;
mendalam tentang jiwa dengan menjadikan pengalaman batin dan kesadaran diri&#13;
sebagai sarana transformasi. Sebaliknya, Fuad Nashori melalui mazhab Psikologi&#13;
Islami menghadirkan model integrasi normatif-aplikatif yang berfokus pada&#13;
saintifikasi ajaran Islam khususnya tasawuf ke dalam struktur psikologi yang&#13;
terukur. Robert Frager berkontribusi pada ranah ontologis-reflektif dengan&#13;
menekankan pemahaman hakikat jiwa dan proses transformasi secara mendalam,&#13;
sedangkan Fuad Nashori berkontribusi pada ranah epistemologis-aplikatif dengan&#13;
menyusun kerangka yang memungkinkan nilai-nilai tasawuf dapat dijelaskan,&#13;
diukur, dan diterapkan dalam praktik psikologi modern.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297.5 Akhlak dan Tasawuf</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-04-14</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>