eprintid: 76424 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12460 dir: disk0/00/07/64/24 datestamp: 2026-05-11 06:41:39 lastmod: 2026-05-11 06:41:39 status_changed: 2026-05-11 06:41:39 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: muh.khabib@uin-suka.ac.id creators_name: Hakam Adilla Subhan, NIM.: 24205031120 title: PERBANDINGAN PENAFSIRAN AHMAD MUSTHAFA AL-MARAGHI DAN MUHAMMAD HASBIE ASH-SHIDDIEQY TENTANG AMANAH DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF GERARD GENETTE ispublished: pub subjects: 297.1226 divisions: pr_iat_s2 full_text_status: restricted keywords: Tafsir Al-Maraghi, Tafsir An-Nur, Perbandingan Tafsir, Amanah, Trantekstualitas note: Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. abstract: Penelitian ini membahas tentang perbandingan Tafsir al-Maraghi dengan an-Nur tentang amanah dalam Al-Quran dengan menggunakan pendekatan transtekstualitas perspektif Gerard Genette. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya anggapan bahwa Tafsir an-Nur meniru Tafsir al-Maraghi, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut, untuk melihat persamaan dan perbedaan antara kedua tafsir melalui penafsiran lima ayat amanah, yaitu QS. Al-Baqarah [2]: 283, QS. Ali Imran [3]: 75, QS. An-Nisa’ [4]: 58, QS. Al-Anfal [8]: 27, dan QS. Al-Ahzab [33]: 72. Rumusan masalah dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bagaimana penafsiran Ahmad Musthafa Al-Maraghi dan Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy atas ayat amanah, Apa persamaan dan perbedaan Ahmad Musthafa Al-Maraghy dan Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy dalam menafsirkan ayat-ayat amanah, dan bagaimana relevansi penafsiran Ahmad Musthafa Al-Maraghi dan Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy atas ayat amanah dalam masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, dengan sumber primer berupa Tafsir al-Maraghi dan Tafsir an-Nur, serta sumber sekunder berupa buku dan karya ilmiah yang terkait dalam pembahasan yang sama. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi yang dikombinasikan dengan pendekatan trantekstualitas Gerard Genette, khususnya teori intertekstualitas dan hipertekstualitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua tafsir sama-sama memaknai amanah sebagai tanggung jawab teologis, moral, dan sosial serta menggunakan riwayah dan dirayah dengan corak adabi ijtima’i. Namun terdapat perbedaan perihal sistematika penafsiran, al-Maraghi menafsirkan ayat secara lebih analitis dan sistematis melalui penjelasan mufradat, makna umum, dan uraian ayat. Sedangkan Hasbi menyajikan Tafsir an-Nur dengan lebih ringkas, komunikatif, dan kontekstual dengan masyarakat Indonesia. Dalam perspektif Gerard Genette, hubungan kedua tafsir menunjukkan adanya intertekstulitas dan hipertekstualitas, sehingga Tafsir an-Nur tidak sekedar meniru Tafsir al-Maraghi, tetapi Hasbi melakukan transformasi penafsiran sesuai dengan konteks sosialnya. Selain itu, konsep amanah yang dijelaskan antara kedua tafsir tetap relavan dalam kehidupan modern sebagai landasan etika dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan kepemimpinan. date: 2026-04-27 date_type: published pages: 144 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM thesis_type: masters thesis_name: other citation: Hakam Adilla Subhan, NIM.: 24205031120 (2026) PERBANDINGAN PENAFSIRAN AHMAD MUSTHAFA AL-MARAGHI DAN MUHAMMAD HASBIE ASH-SHIDDIEQY TENTANG AMANAH DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF GERARD GENETTE. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76424/1/24205031120_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76424/2/24205031120_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf