eprintid: 76465 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12241 dir: disk0/00/07/64/65 datestamp: 2026-05-12 02:03:22 lastmod: 2026-05-12 02:03:22 status_changed: 2026-05-12 02:03:22 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: sophanshofwan@gmail.com creators_name: Dimas Fadhlurrahman Asy'ari, NIM.: 19107020079 title: STRATEGI PERLAWANAN PEDAGANG DAN KONSUMEN TERHADAP KEBIJAKAN LARANGAN PAKAIAN BEKAS IMPOR DI XT SQUARE YOGYAKARTA ispublished: pub subjects: 301 divisions: jur_sos full_text_status: restricted keywords: perlawanan sehari-hari, pakaian bekas impor, ekonomi informal, XT Square Yogyakarta, James C. Sco note: Nisrina Muthahari, M.A. abstract: Kebijakan pelarangan impor pakaian bekas di Indonesia, yang bertujuan melindungi industri lokal dan kesehatan masyarakat, telah memicu dinamika sosialekonomi yang kompleks, terutama di tingkat masyarakat bawah.1 Penelitian ini berfokus pada fenomena perlawanan sehari-hari (everyday resistance) yang dilakukan oleh pedagang dan konsumen pakaian bekas terhadap kebijakan tersebut, dengan lokasi studi kasus di XT Square Yogyakarta.1 Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menganalisis strategi adaptif dan perlawanan yang muncul dari kelompok subordinat sebagai respons terhadap dominasi struktural negara.Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan, yang terdiri dari lima pedagang dan lima konsumen, serta observasi lapangan di XT Square. Teori Perlawanan Sehari-hari (Everyday Resistance) dari James C. Scott digunakan untuk menginterpretasi temuan, yang menekankan bagaimana kelompok yang tidak berdaya melakukan resistensi yang bersifat tersembunyi, non-konfrontatif, dan kolektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih-alih melakukan perlawanan terbuka, pedagang dan konsumen mengembangkan strategi yang bersifat tersembunyi dan informal. Strategi perlawanan pedagang mencakup menyembunyikan stok pakaian impor untuk menghindari razia, memanfaatkan media digital seperti WhatsApp dan Instagram untuk transaksi personal, serta membangun jaringan informal dan solidaritas antarpedagang. Sementara itu, perlawanan konsumen terwujud dalam bentuk tetap mencari akses ke pakaian bekas impor melalui jalur alternatif, didorong oleh pertimbangan ekonomi—seperti harga yang jauh lebih terjangkau— serta tren fashion dan preferensi gaya hidup yang berorientasi pada keberlanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa kebijakan negara tidak selalu diterima tanpa resistensi, melainkan memicu “titik resistensi” yang terwujud dalam praktik sosial dan ekonomi sehari-hari. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman sosiologis tentang bagaimana masyarakat kecil menggunakan “senjata kaum lemah” (weapons of the weak) untuk mempertahankan ruang hidup dan menegosiasikan relasi kuasa dengan negara. Kata Kunci: perlawanan sehari-hari, pakaian bekas impor, ekonomi informal, XT Square Yogyakarta, James C. Sco date: 2025-08-20 date_type: published pages: 133 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Dimas Fadhlurrahman Asy'ari, NIM.: 19107020079 (2025) STRATEGI PERLAWANAN PEDAGANG DAN KONSUMEN TERHADAP KEBIJAKAN LARANGAN PAKAIAN BEKAS IMPOR DI XT SQUARE YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76465/1/19107020079_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76465/2/19107020079_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf