<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK BERKARAKTER HOTS DENGAN URUTAN SYSTEM THINKING APPROACH UNTUK MENDETEKSI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI ASAM-BASA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104060004</mods:namePart><mods:namePart type="family">Septy Nur Fadhilah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pemikiran sistem adalah metode untuk memahami sistem kompleks dengan&#13;
menganalisis pola hubungan antar komponen, yang menggabungkan keterampilan analitis&#13;
dan sistematis. Siswa yang menjalani proses berpikir menghasilkan pemahaman konsep dari&#13;
hasil pemikiran mereka, namun pemahaman tersebut tidak selalu tepat dan dapat&#13;
menimbulkan miskonsepsi. Uji diagnostik berfungsi mengidentifikasi kesalahpahaman&#13;
siswa. Meskipun beberapa instrumen telah dikembangkan, belum ada yang menggunakan&#13;
pendekatan pemikiran sistem yang menekankan analisis siswa. Pemilihan materi asam basa&#13;
didasarkan pada studi literatur yang menunjukkan banyaknya penelitian terdahulu yang&#13;
membahas topik ini. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa asam basa merupakan salah&#13;
satu materi kimia yang cukup sering menimbulkan miskonsepsi pada siswa. Penelitian ini&#13;
bertujuan menciptakan instrumen tes diagnostik berbasis pemikiran sistem dengan&#13;
karakteristik Higher Order Thinking Skill (HOTS). Pengembangan mengikuti empat blok&#13;
bangunan model Wilson: construct maps, item design, outcome space, dan measurement&#13;
model. Metode yang digunakan adalah campuran eksploratoris sekuensial, dengan tahap&#13;
kualitatif berupa tinjauan literatur, wawancara guru, dan analisis kurikulum, serta tahap&#13;
kuantitatif berupa validasi ahli, uji instrumen, dan analisis Rasch. Instrumen terdiri dari 20&#13;
item yang mencakup empat aspek pemikiran sistem: mengidentifikasi partikel, mengenali&#13;
interaksi komponen, menghubungkan sebab-akibat melalui perhitungan, dan menyimpulkan&#13;
interaksi berdasarkan perhitungan. Kualitas instrumen dievaluasi oleh ahli materi pelajaran&#13;
dan ahli penilaian, dengan hasil dihitung menggunakan indeks validitas Aiken. Jumlah siswa&#13;
yang terlibat adalah 80 responden dari sekolah dengan tingkat kognitif tinggi, sedang, dan&#13;
viii&#13;
rendah berdasarkan pencapaian nilai sumatif, di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kota.&#13;
Umpan balik dari guru dan siswa menunjukkan kualitas keterbacaan dan cakupan materi.&#13;
Analisis item menggunakan model Rasch dilakukan dengan perangkat lunak Ministep 5.10.2&#13;
menggunakan data dari responden. Studi ini menghasilkan instrumen yang dapat digunakan&#13;
guru untuk mengevaluasi pemahaman siswa secara lebih komprehensif dan meningkatkan&#13;
efektivitas pengajaran kimia.&#13;
Kata kunci; alat penilaian, tes diagnostik, pendekatan berpikir sistem, berpikir tingkat&#13;
tinggi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">540.7 Pendidikan Kimia</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>