<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>DINAMIKA MEDIA ISLAMI.CO: GERAKAN AKTIVIS MUDA MUSLIM INDONESIA DALAM MERESPONS PROPAGANDA EKSTREMISME DI MEDIA DIGITAL (2013-2024 M)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 19101020085</mods:namePart><mods:namePart type="family">Muhammad Fatihatur Rohman</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Media digital melahirkan ruang global disertai panggung dakwah yang terbuka dan lebih kompetitif, di mana berbagai macam kelompok keagamaan dapat berjejaring dan menyebarkan ideologinya tanpa batasan ruang maupun waktu. Penelitian ini menjelaskan peran media digital yang begitu krusial bagi kelompok ekstremisme. Mereka menggunakannya sebagai alat propaganda dan komunikasi, bahkan rekrutmen anggota. Menyikapi hal tersebut, Savic Ali dari kelompok Islam moderat membuat strategi kontra-ekstremisme bersama media NU Online. Ia menghimpun aktivis muda Muslim Indonesia yang sevisi dalam sebuah gerakan untuk merespons propaganda ekstremisme di media digital. Pada tahun 2013, Savic merintis media baru yang lebih independen dan inklusif bernama Islami.co sebagai basis gerakannya.&#13;
Peneliti menggunakan empat tahapan metodologi penelitian sejarah yang terdiri dari: heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Melalui pendekatan teknologi dan teori Cyber Islamic Environment yang dikonsepkan Gary R. Bunt, penelitian ini menganalisis bagaimana rekam jejak dinamika gerakan Islami.co dalam merespons propaganda ekstremisme di media digital (2013-2024).&#13;
Sampai tahun 2015, gerakan Islami.co masih tergolong lambat. Mereka mulai bergerak lebih cepat sejak tahun 2016. Pada tahun 2018, Islami.co membangun gerakan bersama media Islam moderat lainnya untuk bersaing dalam kontestasi situs keislaman Indonesia. Islami.co pada akhirnya mampu menyaingi popularitas situs-situs keislaman konservatif, intoleran, maupun ekstremisme pada tahun 2019. Selain itu, Islami.co mendapat prestasi dari hasil riset “K-Hub PCVE Outlook” di tahun 2024 sebagai pelaku terbaik, yang sukses mengisi peran krusial di ranah media komunikasi dalam pencegahan dan penanggulangan ekstremisme kekerasan. Hal tersebut yang menunjukkan komitmen dan keseriusan Islami.co dalam hal ekstremisme.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.231 Media Digital</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-04-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>