<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>MAKNA DZIKIR DAN RELASINYA DENGAN KONSEP SPIRITUALITAS (KAJIAN TAFSIR AL-AZHAR TERHADAP AYAT-AYAT DZIKIR)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22105030118</mods:namePart><mods:namePart type="family">Arina Fatma Zahro</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini mengkaji makna dzikir dan relasinya dengan konsep spiritualitas dalam&#13;
Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya&#13;
dzikir sebagai sarana penguatan batin dan pembinaan spiritual manusia di tengah&#13;
dinamika kehidupan modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran&#13;
Hamka terhadap ayat-ayat dzikir serta memahami relasi dzikir dengan konsep&#13;
spiritualitas dalam Tafsir Al-Azhar. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan&#13;
(library research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i). Sumber data primer&#13;
penelitian ini adalah Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, sedangkan sumber data&#13;
sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan karya ilmiah yang relevan dengan tema&#13;
penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan dianalisis&#13;
secara deskriptif-analitis terhadap lima ayat dzikir, yaitu QS. Al-Ra’d ayat 28, QS. Al-&#13;
Baqarah ayat 152, QS. Al-Ahzab ayat 41-42, QS. Ali ‘Imran ayat 191, dan QS. Al-A’raf&#13;
ayat 205. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamka memaknai dzikir tidak hanya&#13;
sebagai aktivitas lisan, tetapi sebagai kesadaran spiritual yang menyeluruh melalui hati,&#13;
lisan, dan perbuatan. Dzikir dipahami sebagai sarana untuk menenangkan jiwa,&#13;
memperkuat iman, membentuk akhlak, menumbuhkan pengendalian diri, serta&#13;
menghadirkan kesadaran akan Allah dalam setiap aspek kehidupan. Relasi dzikir&#13;
dengan spiritualitas terlihat dari perannya dalam membangun kedekatan manusia&#13;
dengan Allah, menjaga keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat, serta&#13;
memberikan ketenangan dan makna hidup bagi manusia.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-04-30</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>