TY - THES N1 - Muhamad Iskhak, M.Pd. ID - digilib76605 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76605/ A1 - Anggi Setya Ningrum, NIM.: 22104090019 Y1 - 2026/03/06/ N2 - Sebagai institusi pendidikan Islam, pondok pesantren memiliki sistem pelatihan yang menekankan pembentukan karakter santri dan kedisiplinan. Lurah santri berfungsi sebagai pemimpin operasional dalam struktur kepemimpinan pesantren dan berhubungan langsung dengan santri dalam kehidupan sehari-hari. Gaya kepemimpinan lurah santri sangat berhubungan dengan pelaksanaan aturan, pembinaan disiplin, dan dinamika sosial di asrama. Namun, penelitian tentang gaya kepemimpinan di tingkat lurah santri relatif terbatas daripada di tingkat pengasuh pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan lurah santri, keterlibatan lurah santri dalam kehidupan santri, serta faktor pendukung dan penghambat kepemimpinan lurah santri dalam mengelola kegiatan santri di Komplek Khodijah Raya Pondok Pesantren An Nur Ngrukem Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dokumentasi, dan angket terbuka. Informan penelitian berjumlah 20 orang yang terdiri dari lima lurah santri, pengurus, dan santri, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan lurah santri di Komplek Khodijah Raya cenderung dominan bersifat demokratis yang ditandai dengan adanya musyawarah, komunikasi terbuka, keterlibatan pengurus dan santri dalam pengambilan keputusan, serta pendekatan humanis dalam pembinaan. Dalam situasi tertentu yang membutuhkan ketegasan dan keputusan cepat, juga ditemukan unsur kepemimpinan otokratis, terutama dalam penegakan disiplin dan pemberian sanksi. Lurah santri terlibat aktif dalam berbagai aktivitas kehidupan santri, seperti pengawasan kegiatan harian, pemberian motivasi, penyelesaian konflik, serta pembinaan karakter santri. Faktor pendukung kepemimpinan lurah santri antara lain adanya kerja sama yang baik antar pengurus serta dukungan dari pengasuh pesantren, sedangkan faktor penghambatnya meliputi perbedaan karakter dan latar belakang santri yang memengaruhi tingkat kedisiplinan serta respons terhadap aturan. Secara keseluruhan, gaya kepemimpinan yang diterapkan mampu menciptakan lingkungan asrama yang kondusif, disiplin, dan kolaboratif. Kata kunci: gaya kepemimpinan, lurah santri, pondok pesantren, kepemimpinan demokratis, manajemen pesantren. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - gaya kepemimpinan KW - lurah santri KW - pondok pesantren KW - kepemimpinan demokratis KW - manajemen pesantren M1 - skripsi TI - ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN LURAH SANTRI DI KOMPLEK KHODIJAH RAYA PONDOK PESANTREN AN-NUR NGRUKEM BANTUL AV - restricted EP - 182 ER -