%0 Thesis %9 Masters %A Achmat Taufiq, NIM.: 23204012043 %B FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN %D 2026 %F digilib:76610 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K pendidikan karakter Islam, remaja, HIV dan AIDS, Health Belief Model, pencegahan perilaku berisiko. %P 254 %T PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS AGAMA ISLAM SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN HIV DAN AIDS DI KALANGAN SISWA SMA NEGERI 2 KOTA JAMBI %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76610/ %X Peningkatan kasus HIV dan AIDS di kalangan remaja merupakan persoalan serius yang tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga perilaku dan moral remaja. Perkembangan teknologi, media sosial, serta perubahan pola pergaulan turut meningkatkan kerentanan remaja terhadap perilaku berisiko. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya pencegahan HIV dan AIDS tidak cukup dilakukan melalui pendekatan kesehatan konvensional semata, melainkan memerlukan pendekatan yang menyentuh dimensi karakter dan spiritual. Oleh karena itu, pendidikan karakter berbasis agama Islam dipandang memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran moral, kontrol diri, dan tanggung jawab remaja terhadap kesehatan diri dan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kota Jambi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, serta siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data (data display), serta penarikan dan verifikasi kesimpulan (conclusion drawing/verification). Untuk memperkuat analisis perilaku pencegahan HIV dan AIDS, penelitian ini menggunakan kerangka Health Belief Model (HBM) sebagai pisau analisis dalam memahami pemaknaan, sikap, dan perilaku siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis agama Islam di SMA Negeri 2 Kota Jambi dilaksanakan secara terintegrasi melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam, pembiasaan kegiatan keagamaan, serta keteladanan guru. Pendidikan karakter Islam berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap risiko HIV dan AIDS, pemahaman terhadap keseriusan dampaknya, serta persepsi manfaat menjaga diri dari perilaku berisiko. Dalam perspektif Health Belief Model, pendidikan karakter Islam berperan dalam memperkuat persepsi ancaman, menumbuhkan isyarat untuk bertindak, serta meningkatkan efikasi diri siswa dalam mengendalikan perilaku, khususnya dalam pergaulan remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter berbasis agama Islam memiliki peran strategis sebagai pendekatan preventif dalam pencegahan HIV dan AIDS di kalangan remaja. Pendidikan karakter Islam tidak hanya membentuk kesadaran moral dan spiritual, tetapi juga mendukung terbentuknya perilaku sehat melalui internalisasi nilai, pembiasaan, dan penguatan kontrol diri. Oleh karena itu, pendidikan karakter Islam perlu terus diperkuat melalui sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan sebagai bagian dari upaya komprehensif pencegahan perilaku berisiko pada remaja. Kata Kunci: pendidikan karakter Islam, remaja, HIV dan AIDS, Health Belief Model, pencegahan perilaku berisiko. %Z Dr. Nur Saidah, S.Ag, M.Ag