eprintid: 76679 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12241 dir: disk0/00/07/66/79 datestamp: 2026-06-09 07:20:30 lastmod: 2026-06-09 07:20:30 status_changed: 2026-06-09 07:20:30 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: sophanshofwan@gmail.com creators_name: Nuhla Fakhriyya, NIM.: 22103070083 title: PELANGGARAN ETIK DAN PERILAKU HAKIM KONSTITUSI : STUDI ATAS PUTUSAN MAJELIS KEHORMATAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 02/MKMK/L/11/2023 ispublished: pub subjects: 342 divisions: tata_negara full_text_status: restricted keywords: Pelanggaran Etik, Hakim Konstitusi, MKMK note: Gugun El Guyanie, S.HI., LL.M. abstract: Penelitian ini mengkaji pelanggaran etik dan perilaku hakim konstitusi dalam Putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi Nomor 02/MKMK/L/11/2023, khususnya yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik oleh Hakim Konstitusi Anwar Usman. Hakim konstitusi sebagai pelaku kekuasaan kehakiman dituntut untuk menjunjung tinggi prinsip independensi dan imparsialitas dalam menjalankan fungsi yudisialnya guna menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Namun, dalam praktiknya, terdapat tindakan hakim yang dinilai melanggar prinsip-prinsip tersebut sehingga memunculkan persoalan serius terkait integritas dan pengawasan etik hakim konstitusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pelanggaran etik hakim konstitusi dalam putusan MKMK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan MKMK, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan karya ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara kualitatif normatif dengan mengaitkan temuan penelitian pada prinsip independensi dan imparsialitas dalam Bangalore Principles serta konsep amanah dan keadilan dalam Siyasah Dusturiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Putusan MKMK Nomor 02/MKMK/L/11/2023 terdapat pelanggaran berat terhadap prinsip independensi dan imparsialitas hakim konstitusi, terutama terkait konflik kepentingan dan kegagalan menjaga jarak dari pengaruh eksternal. Dari perspektif Siyasah Dusturiyah, pelanggaran etik tersebut mencerminkan pengabaian terhadap prinsip amanah dan keadilan yang seharusnya melekat pada pemegang kekuasaan kehakiman. Oleh karena itu, penguatan pengawasan etik hakim konstitusi menjadi kebutuhan mendesak guna menjaga marwah Mahkamah Konstitusi dan menegakkan keadilan dalam sistem ketatanegaraan. Kata Kunci : Pelanggaran Etik, Hakim Konstitusi, MKMK date: 2026-02-24 date_type: published pages: 116 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Nuhla Fakhriyya, NIM.: 22103070083 (2026) PELANGGARAN ETIK DAN PERILAKU HAKIM KONSTITUSI : STUDI ATAS PUTUSAN MAJELIS KEHORMATAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 02/MKMK/L/11/2023. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76679/1/22103070083_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76679/2/22103070083_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf