<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ZAKAT PERSPEKTIF EKOTEOLOGI DAN KONTEKSTUALISASINYA PADA GREEN ZAKAT BAZNAS RI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 24205031064</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dina Istiqomah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian tentang “Penafsiran Ayat-Ayat Zakat Perspektif Ekoteologi dan Kontekstualisasi Pada Green Zakat BAZNAS RI” ini berawal dari kenyataan bahwa zakat sebagai rukun Islam fundamental hanya dipahami sebagai instrumen sosial-ekonomi mengatasi kemiskinan, padahal krisis lingkungan global seperti perubahan iklim, deforestasi, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati menuntut pemahaman zakat yang lebih luas sebagai alat keberlanjutan ekologi. Q.S. at-Taubah/9: 103 menegaskan zakat menyucikan harta dan jiwa, serta Q.S. Al-Baqarah/2: 195 memerintahkan infak mencegah kebinasaan yang kini dapat dimaknai kerusakan ekologi kontemporer. Untuk memaksimalkan potensi zakat nasional Rp 327 triliun yang dimanfaatkan untuk dual target pengentasan kemiskinan dan pelestarian lingkungan, maka Green Zakat Framework telah diluncurkan sebagai model pertama dunia. Namun kajian tafsir ayat zakat perspektif ekoteologi masih terbatas. Oleh karena itu penelitian ini membaca ayat-ayat zakat menggunakan ekoteologi Islam, menjawab tiga rumusan masalah, yakni (1) bagaimana penafsiran ayat-ayat zakat ditinjau dari perspektif ekoteologi? (2) apa nilai-nilai ekoteologi dari penafsiran tersebut? (3) mengapa penting melakukan kontekstualisasi ayat pada Green Zakat BAZNAS RI?&#13;
Penelitian bersifat kualitatif yang mengintegrasikan pendekatan kepustakaan dan lapangan dengan kerangka tafsir mauḍuʿī ekologi LPMQ. Penelitian ini menggunakan sumber data primer berupa Q.S. al-Anʿām/6: 141, al-Baqarah/2: 195, 267 beserta tafsir klasik dan kontemporer, serta data sekunder berupa dokumen Green Zakat BAZNAS RI, literatur ekoteologi,wawancara pengelola BAZNAS RI, dan studi maqāṣid syarīʿah. Teknik pengumpulan data meliputi studi ayat digital Kemenag, eksplorasi tafsir perpustakaan UIN Sunan Kalijaga, pencarian literatur Google Scholar/Scopus, dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan analisis tekstual (kosa kata zakat-teologi-ekologi), analisis tafsir klasik-kontemporer, analisis kontekstual (konteks modern), analisis tematik (identifikasi 4 nilai ekoteologi), analisis wawancara, dan penyajian data secara sistematis.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Ilmu Alqur’an dan Tafsir </mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-13</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>