eprintid: 76697 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12241 dir: disk0/00/07/66/97 datestamp: 2026-06-10 03:33:49 lastmod: 2026-06-10 03:33:49 status_changed: 2026-06-10 03:33:49 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: sophanshofwan@gmail.com creators_name: Annisa Rahmalia Dardiri, NIM.: 23205022011 title: PENERAPAN TEOLOGI RESIPROSITAS MASYARAKAT BERAGAMA PADA PROGRAM KONSERVASI LINGKUNGAN HIDUP DI KOMUNITAS RESAN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA ispublished: pub subjects: s_ag_ag divisions: StudiAgamaAgama(S1) full_text_status: restricted keywords: Teologi resiprositas, teori No Free Gift dari Marcel Mauss, konservasi lingkungan, Komunitas Resan note: Dr. Dian Nur Anna, S.Ag., M.A. abstract: Adanya kerusakan lingkungan, perubahan iklim dan berbagai bencana alam yang muncul secara masif menjadi sebuah keharusan bagi masyarakat untuk terlibat dalam memulihkan kembali ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan teologi resiprositas dalam agama-agama beserta implementasinya, serta menguji kecocokan teori No Free Gift dari Marcel Mauss dalam kegiatan konservasi lingkungan yang dilakukan oleh Komunitas Resan Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan. Penelitian menggunakan teori No Free Gift dari Marcel Mauss yang menyatakan bahwa dalam kehidupan manusia, tidak ada pemberian yang bersifat gratis. Sehingga saat orang lain memberikan kebaikan, kita sebagai penerima memiliki kewajiban moral untuk memberikan balasan dengan nilai yang sebanding atau bahkan lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap agama memiliki ajaran mengenai teologi resiprositas yang dapat diterapkan dalam kegiatan konservasi lingkungan meskipun tidak banyak terimplementasikan. Selain itu, peneliti menemukan bahwa teori Marcel Mauss yang menyatakan bahwa ‘tidak ada hadiah yang gratis’. tidak menjadi tumpuan utama Komunitas Resan dalam melakukan kegiatan konservasi lingkungan. Keinginan untuk melakukan konservasi lingkungan muncul karena anggota Komunitas Resan memiliki kegemaran menanam pohon, tertarik dengan hal yang berkaitan dengan alam, serta menganggap diri mereka sendiri sebagai relawan. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa jika kegiatan konservasi lingkungan yang dilakukan Komunitas Resan tidak sesuai dengan prediksi, mereka tidak menganggap hal tersebut sebagai sebuah masalah. Mereka akan tetap terus menanam pohon dan melakukan kegiatan konservasi lingkungan karena beranggapan hal tersebut sangat menyenangkan. Kata kunci: Teologi resiprositas, teori No Free Gift dari Marcel Mauss, konservasi lingkungan, Komunitas Resan date: 2026-01-27 date_type: published pages: 111 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM thesis_type: masters thesis_name: mphil citation: Annisa Rahmalia Dardiri, NIM.: 23205022011 (2026) PENERAPAN TEOLOGI RESIPROSITAS MASYARAKAT BERAGAMA PADA PROGRAM KONSERVASI LINGKUNGAN HIDUP DI KOMUNITAS RESAN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76697/1/23205022011_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76697/2/23205022011_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf