<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS TERHADAP IMPLEMENTASI E-RAHN DALAM LAYANAN PEGADAIAN SYARIAH DIGITAL</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22103080048</mods:namePart><mods:namePart type="family">Muhammad Labieb Tsaqifuddin</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Digitalisasi layanan keuangan Syariah mendorong transformasi akad rahn ke dalam bentuk elektronik (e-rahn), salah satunya melalui aplikasi Tring by Pegadaian. Inovasi ini penting untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas pembiayaan Syariah, namun di sisi lain menimbulkan tantangan terkait kepatuhan terhadap prinsip muamalah, maqāṣid al-sharī‘ah, serta kepastian hukum. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan hukum ekonomi Syariah terhadap implementasi e-rahn pada layanan pegadaia Syariah digital (Tring by Pegadaian) berdasarkan perspektif maqashid Syariah, serta umtuk mengetahui kesesuaian mekanisme implementasi layanan e-rahn dalam pegadaian Syariah digital (Tring by Pegadaian).&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan empiris yuridis-filosofis dan menggunakan pendekatan lapangan, wawancara dan observasi dengan teori asas muamalah, akad rahn dan maqāṣid al-sharī‘ah Ibn Asyur. Penelitian ini akan menganalisi tinjauan hukum ekonomi Syariah terhadap implementasi e-rahn dalam layanan pegadaian Syariah (Tring by Pegadaian).&#13;
Hasil penelitian menuinjukan bahwa implementasi e-rahn pada aplikasi Tring by Pegadaian secara normatif telah sesuai dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi Syariah, maqashid Syariah, dan regulasi nasional yang berlaku. Namun, masih ditemukan keterbatasan pada aspek regulasi khusus e-rahn dan pemahaman nasabah terhadap mekanisme akad. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan regulasi dan peningkatan literasi Syariah diperlukan guna mengoptimalkan implementasi e-rahn yang berkelanjutan dan berkeadilan.&#13;
Kata kunci: e-rahn, hukum ekonomi Syariah, maqāṣid al-sharī‘ah, pegadaian Syariah digital</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">343.07 Hukum Ekonomi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>