<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN NAHWU BERBASIS PROBLEM-BASED LEARNING MELALUI PENDEKATAN NAZAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SINTAKSIS MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA ARAB STAI JARI NABI TANJUNG TABUNG TIMUR</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22204021025</mods:namePart><mods:namePart type="family">Auliya Akbar Rahmatullah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan analisis sintaksis mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab STAI JARI NABI. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa 64% mahasiswa masih berada pada kategori kurang dan sangat kurang dalam kemampuan sintaksis, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 65,76. Kondisi ini diduga disebabkan oleh dominasi pendekatan pembelajaran konvensional yang berpusat pada pengajar (teacher-centered), minimnya media pembelajaran kontekstual, serta ketiadaan model pembelajaran yang secara integratif memadukan tradisi Nażaman dengan metodologi modern.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kondisi pembelajaran Naḥwu dan kemampuan sintaksis mahasiswa; (2) mengembangkan desain pembelajaran Naḥwu berbasis Problem-Based Learning melalui pendekatan Nażaman; (3) menguji validitas dan kepraktisan desain pembelajaran yang dikembangkan; serta (4) menguji efektivitas desain pembelajaran tersebut dalam meningkatkan kemampuan sintaksis mahasiswa.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&amp;D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 25 mahasiswa semester 2 Program Studi Pendidikan Bahasa Arab STAI JARI NABI. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, lembar validasi ahli, angket respons mahasiswa, serta instrumen pre-test dan post-test.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi awal pembelajaran Naḥwu di STAI JARI NABI masih didominasi metode konvensional dengan kemampuan sintaksis mahasiswa yang rata-rata berada pada kategori kurang; (2) Produk yang dikembangkan berupa Kitab Nazom Al-Mubtadi’ Al-Jadid yang memuat 27 bab pembelajaran dengan komponen Nażaman, Syarah, Skenario Masalah PBL, Pertanyaan Pemicu, Panduan Investigasi Mandiri, dan Produk Pembelajaran; (3) Desain pembelajaran dinyatakan valid oleh ahli materi dan ahli desain pembelajaran, serta mendapat respons positif dari mahasiswa; dan (4) Desain pembelajaran terbukti efektif meningkatkan kemampuan sintaksis mahasiswa, dengan nilai rata-rata post-test mencapai 81,04 (meningkat 15,28 poin dari pre-test) dan rata-rata N-Gain sebesar 0,41 (kategori Sedang). Seluruh mahasiswa berhasil naik ke kategori Cukup atau Baik pada post-test, dibandingkan kondisi awal di mana 64% masih berada di kategori Kurang dan Sangat Kurang.&#13;
Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi tradisi hafalan Nażam dengan pendekatan Problem-Based Learning terbukti efektif sebagai desain pembelajaran yang inovatif dan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan analisis sintaksis&#13;
&#13;
mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan pembelajaran Naḥwu di berbagai institusi pendidikan Islam.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">371.36 Metode Pengajaran, Metode Pembelajaran</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>