<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERAN JOGJA MADRASAH DIGITAL DALAM ASESMEN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MAN 1 BANTUL</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 24204011040</mods:namePart><mods:namePart type="family">Desni Mardiah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran di madrasah menjadi aspek penting untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar, khususnya dalam mendukung penerapan asesmen berdiferensiasi yang menyesuaikan penilaian dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Jogja Madrasah Digital (JMD) telah dimanfaatkan sebagai platform asesmen pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MAN 1 Bantul, namun efektivitas penerapannya belum dievaluasi secara mendalam. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konteks penerapan JMD yang dilatarbelakangi kebutuhan transformasi digital dan keberagaman peserta didik, menganalisis kesiapan masukan berupa sumber daya, sarana prasarana, dan kompetensi guru, serta mendeskripsikan proses pelaksanaan asesmen berdiferensiasi berbasis JMD. Selain itu, penelitian ini menelaah hasil penggunaan JMD dalam meningkatkan efektivitas asesmen dan kualitas hasil belajar peserta didik.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi program CIPP (Context, Input, Process, Product). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa JMD berperan dalam mendukung asesmen berdiferensiasi pada mata pelajaran SKI melalui penyediaan media dan instrumen asesmen yang beragam, kemudahan pengelolaan penilaian, serta peningkatan keterlibatan peserta didik. Pemanfaatan JMD didukung oleh kompetensi guru dan sarana prasarana yang memadai, meskipun masih terdapat kendala teknis dan keterbatasan dalam mendukung asesmen afektif, psikomotorik, dan asesmen autenti.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">371.2 Pendidikan - Manajemen</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-25</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>