%0 Thesis %9 Masters %A M. Sujatmiko, NIM.: 24204021028 %B FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN %D 2026 %F digilib:76805 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Media Evaluasi Pembelajaran, Bahasa Arab, Educaplay %P 231 %T PENGEMBANGAN MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MENGGUNAKAN PLATFORM EDUCAPLAY BERBASIS GAME BASED LEARNING DI SMP AZMANIA PONOROGO TAHUN AJARAN 2025/2026 %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76805/ %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran bahasa Arab. Hal tersebut disebabkan oleh masih maraknya praktik menyontek di kalangan siswa, sehingga guru mengalami kesulitan dalam mengukur tingkat penguasaan materi secara akurat. Selain itu, pemanfaatan fasilitas sekolah, khususnya laboratorium komputer, dalam pembelajaran bahasa Arab masih tergolong minim. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan media evaluasi pembelajaran bahasa Arab yang diharapkan mampu membantu guru dalam meminimalisir praktik menyontek selama proses evaluasi. Penelitian ini juga berupaya mengoptimalkan fasilitas yang tersedia melalui penerapan game-based learning dalam evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R&D) dengan mengacu pada langkah-langkah ADDIE, yaitu (a) Analysis, (b) Design (c) Development (d) Implementation dan (e) Evaluation. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II SMP Azmania Ponorogo yang berjumlah 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Konsep media evaluasi pembelajaran yang dikembangkan merupakan transformasi dari media berbasis kertas menjadi media digital berbasis game Educaplay. Media ini memuat empat jenis soal yang disesuaikan dengan keterampilan bahasa Arab, yaitu al-Istimā‘, al- Kalām, al-Qirā’ah, dan al-Kitābah. (2) Produk media evaluasi pembelajaran bahasa Arab berbasis game-based learning menggunakan platform Educaplay telah dikembangkan melalui prosedur ADDIE, dengan hasil validasi kelayakan oleh ahli materi sebesar 86,6% dan 83,3%, serta oleh ahli media sebesar 76,2% dan 97,6%. Secara keseluruhan, hasil penilaian para ahli berada pada kategori “Sangat Baik”. Adapun respons guru memperoleh persentase sebesar 91,6% dan respons peserta didik sebesar 85%, yang keduanya juga termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. (3) Efektivitas media evaluasi pembelajaran dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar peserta didik antara pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan persentase sebesar 66,8%, sedangkan post-test sebesar 82,6%, dengan nilai Sig. (2- tailed) pada uji paired sample t-test sebesar 0,000. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. %Z Dr. Muhajir, S.Pd.I., M.SI.