<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>MODERASI BERAGAMA DALAM PESAN KEAGAMAAN DIGITAL PADA YOUTUBE CHANNEL GUS IQDAM OFFICIAL</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22105020022</mods:namePart><mods:namePart type="family">Alia Najali Inayati Robbi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Meningkatnya penyebaran konten keagamaan di media sosial berpotensi&#13;
memunculkan narasi yang bersifat eksklusif, intoleran, bahkan memicu konflik sosial&#13;
apabila tidak disampaikan secara bijak. Moderasi menjadi salah satu isu penting&#13;
dalam kehidupan sosial keagamaan di Indonesia, khususnya dalam konteks&#13;
masyarakat yang majemuk. Perkembangan media digital, menjadikan pesan&#13;
keagamaan yang disampaikan melalui media digital memiliki pengaruh besar dalam&#13;
membentuk cara pandang keberagamaan ma syarakat.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi moderasi beragama dalam&#13;
pesan keagamaan digital pada channel Youtube Gus Iqdam Official serta mengkaji&#13;
bagaimana pesan moderasi beragama jika dibaca dengan teori framing. Penelitian ini&#13;
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa&#13;
observasi dan dokumentasi terhadap video ceramah Gus Iqdam yang memuat nilai&#13;
moderasi beragama. Analisis data dilakukan menggunakan teori moderasi beragama&#13;
dengan empat indikator yang dikemukakan Kementerian Agama Republik Indonesia&#13;
yang meliputi komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, akomodatif terhadap&#13;
budaya lokal, serta diperkuat dengan analisis framing Robert N. Entman melalui&#13;
empat elemen framing, yaitu define problems, diagnose causes, make moral&#13;
judgement dan treatment recommendation.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa moderasi beragama pada pesan keagamaan&#13;
Gus Iqdam memuat implementasi moderasi beragama yang tampak dalam ajakan&#13;
menjaga persatuan kebangsaan, menghargai perbedaan, menolak kekerasan, serta&#13;
menerima tradisi lokal selama tidak bertentangan dengan syariat. Jika dibaca melalui&#13;
teori framing Entman Gus iqdam membingkai masalah bukan pada perbedaan agama&#13;
itu sendiri, melainkan pada sikap ekstrem, provokasi, dan hilangnya nilai&#13;
kemanusiaan, sehingga solusi yang ditawarkan mengarah pada penguatan sikap&#13;
moderat, perbaikan komunikasi sosial serta pengendalian diri dalam ruang digital.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297.28 Hubungan Islam dan Agama Lainnya (Moderasi Beragama)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-04-21</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>