%0 Thesis %9 Skripsi %A Hauzan Abdulloh Munif, NIM.: 22105020053 %B FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM %D 2026 %F digilib:77029 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Tindakan Sosial, Masyarakat, Kejawen Jowo Sanyoto, Max Weber %P 131 %T TINDAKAN SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP PENGANUT KEJAWEN JOWO SANYOTO DI DESA TITANG JOGONALAN KLATEN %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77029/ %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman sistem kepercayaan yang hidup di tengah masyarakat serta pentingnya memahami respons sosial yang muncul akibat perbedaan keyakinan. Keberadaan penganut Kejawen Jowo Sanyoto di Desa Titang, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, memuncukan berbagai bentuk sikap dan tindakan masyarakat sekitar. Masyarakat tidak hanya berinteraksi sosial, tetapi juga membangun penilaian tertentu yang dipengaruhi oleh nilai, tradisi, dan pengalaman yang mereka miliki. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindakan sosial serta menganalisis bagaimana tindakan sosial masyarakat Desa Titang terhadap penganut Kejawen Jowo Sanyoto menggunakan teori tindakan sosial Max Weber. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan fokus interaksi dan respon masyarakat Desa Titang terhadap penganut Kejawen Jowo Sanyoto. Subjek dalam penelitian adalah masyarakat Desa Titang, sedangkan objeknya adalah tindakan sosial masyarakat terhadap penganut Kejawen Jowo Sanyoto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial Max Weber yang membagi tindakan sosial ke dalam empat tipe, yaitu tindakan sosial rasional instrumental, tindakan rasional nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. Hasil dari penelitian adalah tindakan sosial masyarakat Desa Titang terhadap penganut Kejawen Jowo Sanyoto bervariasi, meliputi sikap menerima, menolak, maupun sikap netral. Tindakan-tindakan tersebut dilandasi oleh beragam motivasi yang bersifat subjektif, seperti nilai-nilai yang dianut, pengalaman emosional, kebiasaan yang telah mengakar, serta pertimbangan rasional dalam kehidupan bermasyarakat. Berdasarkan analisis teori tindakan sosial Max Weber, tindakan masyarakat dapat diklasifikasikan ke dalam empat tipe, yaitu tindakan raisonal instrumental, tindakan rasional berorientasi nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. Dari keempat tipe tersebut, tindakan masyarakat Desa Titang lebih dominan berada pada kategori tindakan tradisional. Berdasarkan temuan peneliti, dapat disimpulkan bahwasanya tindakan sosial masyarakat terhadap penganut Kejawen Jowo Sanyoto dilatarbelakangi oleh empat faktor yang saling menopang. Faktor tradisi dan budaya membentuk penerimaan historis yang telah mengakar, Faktor kekerabatan dan kedekatan emosional menciptakan rasa empati dan penghormatan antarindividu yang melampaui perbedaan keyakinan, Faktor kerukunan dan kepentingan sosial mendorong masyarakat untuk secara bersamasama menjaga keharmonisan desa sebagai tujuan bersama serta faktor nilai dan keyakinan memberikan landasan moral bagi setiap individu dalam menyikapi perbedaan secara dewasa. Oleh karena itu, tindakan masyarakat tidak semata-mata didasarkan pada rasionalitas, tetapi juga dipengaruhi nilai-nilai, tradisi, dan perasaan yang hidup dalam lingkungan sosial mereka. %Z Drs. Rahmat Fajri, M.Ag.