@phdthesis{digilib77041, month = {May}, title = {PEMAKNAAN HURUF MUQATTA'AH: (STUDI KOMPARATIF PENAKWILAN MENURUT AL-ZAMAKHSYARI DAN AL-SYAUKANI)}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 22105030099 M.Farhan}, year = {2026}, note = {Muhammad Hidayat Noor, S.Ag. M.Ag.}, keywords = {Huruf Muqatta?ah, Tafsir Muqarin(Komparatif), Al-Zamakhsyari, Al-Syaukani, Ayat Mutasyabihat, ?Ulum al-Qur?an}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77041/}, abstract = {Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah adanya keberagaman penafsiran terhadap huruf-huruf muqa{\d t}{\d t}a'ah yang merupakan bagian dari ayat-ayat mutasy{\=a}bih{\=a}t dalam Al-Qur'an. Keberagaman penafsiran tersebut tampak jelas pada pemaknaan yang di lakukan oleh Al-Zamakhsyar{\=i} dan Al-Syauk{\=a}n{\=i}, meskipun Al-Syauk{\=a}n{\=i} dalam beberapa hal merujuk kepada Al-Zamakhsyar{\=i}, namun keduanya tetap menghasilkan pemaknaan yang berbeda. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana bentuk perbedaan tersebut serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Fokus penelitian ini adalah mengkaji secara komparatif penakwilan huruf-huruf muqa{\d t}{\d t}a'ah menurut Al-Zamakhsyar{\=i} dan Al-Syauk{\=a}n{\=i}. Penelitian ini menitikberatkan pada tiga aspek utama, yaitu: penakwilan masing-masing tokoh terhadap huruf muqa{\d t}{\d t}a'ah, persamaan dan perbedaan di antara keduanya, serta kontribusi pemikiran mereka terhadap kajian 'Ul{\=u}m al-Qur'an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka (library Research) dengan menggunakan metode tafsir muq{\=a}rin (komparatif) untuk menemukan titik-titik persamaan dan perbedaan dari keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam pendekatan penafsiran, Al-Zamakhsyar{\=i} cenderung menakwilkan huruf muqa{\d t}{\d t}a'ah melalui pendekatan rasional dan linguistik dengan penekanan pada aspek balagah, sedangkan Al-Syauk{\=a}n{\=i} menggunakan pendekatan yang lebih moderat dengan mengombinasikan riwayat dan ijtihad serta memberikan ke hati-hati dalam memberikan penafsiran. Meskipun demikian, keduanya memiliki kesamaan dalam memandang huruf muqa{\d t}{\d t}a'ah sebagai bagian dari ayat mutasy{\=a}bih{\=a}t yang mengandung nilai I?jaz di dalamnya. Penelitian ini pada akhirnya menyimpulkan bahwa perbedaan pemaknaan yang terjadi antara Al-Zamakhsyar{\=i} dan Al-Syauk{\=a}n{\=i} tersebut dipengaruhi oleh latar belakang teologis dan metodologis masing-masing mufasir. Perbedaan tersebut justru menunjukkan kekayaan dan dinamika dalam tradisi tafsir Al-Qur'an serta memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kajian 'Ul{\=u}m al-Qur'an, khususnya dalam memahami huruf-huruf muqa{\d t}{\d t}a'ah.} }