<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PEMAKNAAN HURUF MUQATTA'AH: (STUDI KOMPARATIF PENAKWILAN MENURUT AL-ZAMAKHSYARI DAN AL-SYAUKANI)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22105030099</mods:namePart><mods:namePart type="family">M.Farhan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah adanya keberagaman penafsiran terhadap huruf-huruf muqaṭṭa'ah yang merupakan bagian dari ayat-ayat mutasyābihāt dalam Al-Qur'an. Keberagaman penafsiran tersebut tampak jelas pada pemaknaan yang di lakukan oleh Al-Zamakhsyarī dan Al-Syaukānī, meskipun Al-Syaukānī dalam beberapa hal merujuk kepada Al-Zamakhsyarī, namun keduanya tetap menghasilkan pemaknaan yang berbeda. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana bentuk perbedaan tersebut serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya.&#13;
Fokus penelitian ini adalah mengkaji secara komparatif penakwilan huruf-huruf muqaṭṭa'ah menurut Al-Zamakhsyarī dan Al-Syaukānī. Penelitian ini menitikberatkan pada tiga aspek utama, yaitu: penakwilan masing-masing tokoh terhadap huruf muqaṭṭa'ah, persamaan dan perbedaan di antara keduanya, serta kontribusi pemikiran mereka terhadap kajian 'Ulūm al-Qur'an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka (library Research) dengan menggunakan metode tafsir muqārin (komparatif) untuk menemukan titik-titik persamaan dan perbedaan dari keduanya.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam pendekatan penafsiran, Al-Zamakhsyarī cenderung menakwilkan huruf muqaṭṭa'ah melalui pendekatan rasional dan linguistik dengan penekanan pada aspek balagah, sedangkan Al-Syaukānī menggunakan pendekatan yang lebih moderat dengan mengombinasikan riwayat dan ijtihad serta memberikan ke hati-hati dalam memberikan penafsiran. Meskipun demikian, keduanya memiliki kesamaan dalam memandang huruf muqaṭṭa'ah sebagai bagian dari ayat mutasyābihāt yang mengandung nilai I’jaz di dalamnya.&#13;
Penelitian ini pada akhirnya menyimpulkan bahwa perbedaan pemaknaan yang terjadi antara Al-Zamakhsyarī dan Al-Syaukānī tersebut dipengaruhi oleh latar belakang teologis dan metodologis masing-masing mufasir. Perbedaan tersebut justru menunjukkan kekayaan dan dinamika dalam tradisi tafsir Al-Qur'an serta memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kajian 'Ulūm al-Qur'an, khususnya dalam memahami huruf-huruf muqaṭṭa'ah.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>