TY - THES N1 - Asep Nahrul Musadad, M.Ag. ID - digilib77050 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77050/ A1 - Akmal Thoriq Bil Haq, NIM.: 22105030136 Y1 - 2026/06/05/ N2 - Penelitian ini mengkaji penafsiran Al-Qur?an dalam Mift?? al-?ud?r karya Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin (Abah Anom), sebuah kitab tasawuf yang menjadi pedoman Tarekat Q?diriyyah wa Naqsyabandiyyah (TQN) Suryalaya. Meskipun bukan kitab tafsir dalam pengertian formal, Mift?? al-?ud?r memuat sejumlah penafsiran ayat Al-Qur?an yang berfungsi sebagai landasan ajaran dan praktik tarekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tema-tema penafsiran Al-Qur?an dalam Mift?? al-?ud?r, menganalisis karakteristik penafsirannya, serta menelusuri keterkaitannya dengan tradisi tafsir sufi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif deskriptif-analitis dengan menggunakan penalaran induktif. Data primer bersumber langsung dari teks kitab Mift?? al-?ud?r karya Abah Anom. Pengolahan data dilakukan secara sistematis, dimulai dari inventarisasi ayat-ayat Al-Qur'an, klasifikasi ayat berdasarkan topik pembahasan, hingga analisis mendalam guna mengurai karakteristik penafsiran beserta kontekstualisasinya terhadap amalan TQN dan hubungannya dengan literatur TQN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Abah Anom dapat dipetakan ke dalam lima tema utama, yaitu zikir, ma?rifah, pengelolaan hawa nafsu, sanad spiritual dan bimbingan syekh, serta keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. Tema-tema tersebut menunjukkan bahwa Al-Qur?an menjadi sumber utama dalam pembentukan kerangka spiritual TQN. Penelitian ini juga menemukan bahwa penafsiran Abah Anom memiliki kesinambungan dengan tradisi tafsir sufi, terutama dalam penekanannya terhadap dimensi spiritual, penyucian jiwa, dan perjalanan menuju Allah Swt. Penafsirannya menunjukkan corak tafsir sufi yang menitikberatkan pada pengungkapan makna batin ayat dan penggunaan simbolisme spiritual. Namun demikian, penafsiran tersebut tidak berkembang ke arah spekulasi metafisik yang kompleks, melainkan diarahkan pada pembinaan rohani dan praktik kehidupan tarekat. Selain itu, terdapat keterkaitan yang kuat antara penafsiran Abah Anom dengan tradisi intelektual TQN, khususnya pemikiran ?Abd al-Q?dir al-J?l?n? yang banyak dirujuk dalam Mift?? al-?ud?r. Temuan ini menunjukkan bahwa penafsiran Abah Anom merupakan bagian dari kesinambungan tradisi tafsir sufistik yang diwariskan melalui sanad keilmuan dan spiritual. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Tafsir Sufi KW - Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah (TQN) KW - Abah Anom KW - Miftah al-Sudur M1 - skripsi TI - TAFSIR SUFI DALAM TRADISI TAREKAT (STUDI PENAFSIRAN ABAH ANOM TERHADAP AYAT-AYAT AL-QUR?AN DALAM MIFTAH AL-SUDUR) AV - restricted EP - 109 ER -