%0 Thesis %9 Masters %A Dela Zulfa Karimah Shofawati, NIM.: 23202022004 %B FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI %D 2026 %F digilib:77065 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Dukungan Sosial; Penyalahgunaan Narkoba; Pencegahan Relapse; Religious Coping; Self Control. %P 161 %T PENGARUH SELF CONTROL, DUKUNGAN SOSIAL, DAN RELIGIOUS COPING TERHADAP RELAPSE PREVENTION PECANDU NARKOBA DI RUMAH PABM NAWACITA YOGYAKARTA %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77065/ %X Penyalahgunaan narkoba masih menjadi permasalahan serius yang ditandai dengan tingginya risiko relapse (kekambuhan) pada individu pascarehabilitasi. Pencegahan relapse (relapse prevention) menjadi aspek krusial dalam menjaga keberlanjutan proses pemulihan, karena kegagalan dalam mempertahankan kondisi bebas narkoba dapat menghambat keberhasilan rehabilitasi secara jangka panjang. Pencegahan relapse tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal individu, tetapi juga oleh faktor eksternal, termasuk dukungan sosial serta strategi koping yang dimiliki individu. Oleh karena itu, penguatan self-control, dukungan sosial, dan religious coping menjadi penting dalam upaya pencegahan kekambuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-control, dukungan sosial, dan religious coping terhadap pencegahan relapse pada individu dengan riwayat penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 65 residen rehabilitasi di Rumah PABM Nawacita Yogyakarta yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan responden. Instrumen penelitian meliputi Self Control Scale (SCS), Interpersonal Social Evaluation List (ISEL), Brief RCOPE, serta Relapse Prevention Questionnaire (RPQ) yang telah diadaptasi. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, self-control (β = 0,425; t = 6,702; p < 0,001), dukungan sosial (β = 0,561; t = 8,859; p < 0,001), dan religious coping (β = 0,534; t = 8,427; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan relapse. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap pencegahan relapse (F = 76,902; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 75,7% (R² = 0,757). Temuan ini menegaskan bahwa self-control, dukungan sosial, dan religious coping merupakan determinan penting yang bekerja secara sinergis dalam pencegahan relapse. Oleh karena itu, intervensi rehabilitasi perlu dirancang secara holistik dengan mengintegrasikan penguatan kontrol diri, dukungan lingkungan sosial, serta pendekatan spiritual guna meningkatkan keberhasilan pemulihan individu secara berkelanjutan. Kata kunci: Dukungan Sosial; Penyalahgunaan Narkoba; Pencegahan Relapse; Religious Coping; Self Control. %Z Prof. Dr. Hj. Casmini, S.Ag., M.Si.