<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERAN LEMBAGA PAUD DALAM PENANGANAN STUNTING PADA&#13;
ANAK USIA DINI DI KELURAHAN MIRENG KECAMATAN TRUCUK&#13;
KABUPATEN KLATEN</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 19104030024</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nia Ayu Muslikhah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini meneliti Peran Lembaga PAUD dalam Penanganan Stunting&#13;
pada Anak Usia Dini Di Kelurahan Mireng Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten.&#13;
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan oleh&#13;
kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang yang membuat tinggi dan berat badan&#13;
anak jauh dibawah rata-rata usianya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui&#13;
bagaimana peran lembaga PAUD dalam penanganan stunting pada anak usia dini&#13;
dan untuk mengetahui apa faktor pendukung dan faktor penghambat dalam&#13;
penanganan stunting pada lembaga PAUD. Penelitian ini merupakan penelitian&#13;
kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data melalui&#13;
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
lembaga PAUD di Kelurahan Mireng Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten belum&#13;
ditemukan peran lembaga PAUD dalam penanganan stunting pada anak usia dini,&#13;
akan tetapi terdapat beberapa pencegahan stunting dan diwujudkan melalui&#13;
pemantauan tumbuh kembang anak, pemberian edukasi gizi dan kesehatan kepada&#13;
orang tua, pembiasaan pola hidup sehat di lingkungan sekolah, serta kolaborasi&#13;
dengan layanan kesehatan seperti posyandu dan puskesmas. Hal ini menunjukkan&#13;
bahwa PAUD tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga&#13;
sebagai bagian dari sistem pendukung kesehatan anak secara holistik atau berarti&#13;
lembaga PAUD tidak hanya fokus pada kegiatan belajar mengajar, tetapi juga&#13;
memantau tumbuh kembang anak, membiasakan pola hidup sehat, memberikan&#13;
edukasi gizi kepada orang tua, serta bekerja sama dengan layanan kesehatan. Faktor&#13;
pendukung dalam pencegahan stunting di lembaga PAUD meliputi kerja sama yang&#13;
baik antara sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan, peran guru dalam pembiasaan&#13;
perilaku sehat, kerjasama yang baik dengan puskesmas atau posyandu, adanya&#13;
kegiatan parenting dan edukasi gizi kepada orang tua, ketersediaan sarana dan&#13;
prasana sekolah yang memadai. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan&#13;
antara lain anak yang masih sulit makan atau suka pilih-pilih makanan (Picky&#13;
Eater), keterbatasan ekonomi disebagian orang tua, kurangnya keterbukaan orang&#13;
tua mengenai kondisi anak (Self-Stigma), serta belum optimalnya pelaksanaan&#13;
edukasi gizi secara berkelanjutan.&#13;
Kata Kunci : Peran Lembaga PAUD, Stunting, Anak Usia Dini</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-12</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>