<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>BIOHERBISIDA EKSTRAK DAUN MANGGA (Mangifera indica L. var. Arumanis) DAN MAHONI (Swietenia mahagoni L.) SEBAGAI PENGHAMBAT PERTUMBUHAN GULMA RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus L.)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 21106040035</mods:namePart><mods:namePart type="family">Brilliant Deanova</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Rumput teki (Cyperus rotundus L.) merupakan gulma invasif yang dapat menurunakan produktivitas tanaman budidaya dan sulit dikendalikan. Penggunaan herbisida kimiawi, berpotensi menimbulkan resiko terhadap spesies non-target, sehingga diperlukan alternaltif pengendali gulma berbasis senyawa alami tumbuhan yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi ekstrak daun mangga (Mangifera indica L. var. Arumanis) dan daun mahoni (Swietenia mahagoni L.) terhadap pertumbuhan rumput teki serta menentukan konsentrasi kombinasi yang efektif. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus – Desember 2025 di Laboratorium Ekologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Greenhouse UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu kontrol (100 ml air), kombinasi A (20 ml ekstrak daun mangga + 20 ml ekstrak daun mahoni), kombinasi B (10 ml ekstrak daun mangga + 30 ml ekstrak daun mahoni), kombinasi C (30 ml ekstrak daun mangga + 10 ml ekstrak daun mahoni), kombinasi D (40 ml ekstrak daun mangga), dan kombinasi E (40 ml ekstrak daun mahoni). Data dianalisis dengan One Way ANOVA dan uji lanjut Tukey taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kombinasi bioherbisida berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, penurunan jumlah daun hidup, peningkatan daun menguning, kadar klorofil a, dan berat kering dibandingkan kontrol. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi bioherbisida ekstrak daun mangga dan daun mahoni terbukti berpengaruh terhadap pertumbuhan rumput teki (Cyperus rotundus L.). Perlakuan konsentrasi C, D, dan E efektif menekan pertumbuhan rumput teki, sedangkan penurunan jumlah daun hidup efektif pada konsentrasi D dan E. Peningkatan jumlah daun menguning efektif pada konsentrasi D. Penurunan kadar klorofil a efektif pada konsentrasi A, B, D, dan E, sementara seluruh perlakuan bioherbisida efektif menurunkan berat kering tanaman.&#13;
Kata kunci: bioherbisida, ekstrak daun mahoni, ekstrak daun mangga, rumput teki.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Biologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-30</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>