%0 Thesis %9 Skripsi %A Nawang Kurniawati, NIM.: 21105030073 %B FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM %D 2026 %F digilib:77086 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Eksegesis, For Revenge, Lirik lagu, Resepsi %P 111 %T RESEPSI ESTETIK AL-QUR’AN DALAM LIRIK LAGU: ANALISIS ATAS HORIZON EKSPEKTASI FOR REVENGE %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77086/ %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena berkembangnya interaksi antara nilai-nilai Al-Qur’an dengan karya seni musik, khususnya dalam bentuk lirik lagu di era kontemporer. Musik tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana ekspresi spiritual yang mampu merepresentasikan nilai-nilai religius dalam bentuk yang lebih kontekstual. Beberapa musisi Indonesia menunjukkan adanya keterkaitan antara lirik lagu yang mereka ciptakan dengan nilai-nilai yang bersumber dari Al-Qur’an, baik secara eksplisit maupun implisit. Hal ini mencerminkan adanya proses resepsi dan interpretasi terhadap Al-Qur’an yang kemudian diwujudkan dalam karya seni musik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bentuk penerimaan (resepsi) penulis lagu terhadap kandungan atau nilai-nilai Al-Qur’an, serta (2) menganalisis mekanisme peralihan makna (eksegesis) dari teks Al-Qur’an ke dalam lirik lagu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer dalam penelitian ini adalah lirik enam lagu, yaitu “Semula”, “Serana”, “Jentaka”, “Jakarta Hari Ini”, “Menunggu Giliran”, dan “Sadrah”. Data sekunder meliputi Al-Qur’an, kitab tafsir, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) dengan pendekatan hermeneutik dan teori resepsi sastra Hans Robert Jauss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk resepsi penulis lagu terhadap Al-Qur’an bersifat interpretatif, kontekstual, dan simbolik. Penulis lagu tidak selalu mengutip ayat Al-Qur’an secara langsung, melainkan mengadaptasi nilai-nilai Qur’ani ke dalam pengalaman personal, emosional, dan sosial yang kemudian dituangkan dalam bentuk lirik lagu. Adapun mekanisme eksegesis yang terjadi menunjukkan adanya transformasi makna dari yang bersifat teologis dalam Al-Qur’an menjadi makna estetis, metaforis, dan reflektif dalam lirik lagu. Proses ini memperlihatkan adanya interaksi dinamis antara teks suci, pencipta lagu, dan konteks budaya populer yang melatarbelakanginya. Kata Kunci: Eksegesis, For Revenge, Lirik lagu, Resepsi %Z Dr. Mahbub Ghozali, M.Hum