<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>LITURGI DIGITAL DALAM KOMUNITAS VIRTUAL ROBLOX MUSLIM COMMUNITY DI DISCORD DAN ROBLOX</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 24205021007</mods:namePart><mods:namePart type="family">Febrian Arif Pratama</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini membahas liturgi digital pada kajian Islam virtual Roblox&#13;
Muslim Community di Discord dan Roblox. Fokus penelitian diarahkan pada&#13;
bagaimana kajian Islam virtual disusun, dijalankan, dimediasi, dan dialami oleh&#13;
jamaah melalui fitur platform digital. Roblox Muslim Community menjadi objek&#13;
penelitian karena memadukan Discord sebagai ruang suara, komunikasi, dan&#13;
moderasi, serta Roblox sebagai ruang visual melalui avatar dan map Masjid Al-&#13;
Blox.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan struktur liturgi digital dalam&#13;
kajian Islam virtual RMC, menganalisis peran Discord dan Roblox dalam&#13;
membentuk ruang, otoritas, dan partisipasi, serta menjelaskan capaian ibadah dan&#13;
ekspresi pengalaman beragama jamaah. Penelitian ini menggunakan metode&#13;
kualitatif dengan pendekatan netnografi. Data diperoleh melalui observasi digital,&#13;
wawancara, dokumentasi, tangkapan layar Discord dan Roblox, respons digital&#13;
jamaah, serta formulir daring. Data dianalisis secara tematik-interpretatif.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa liturgi digital RMC terbentuk melalui&#13;
rangkaian kajian yang teratur, mulai dari perencanaan jadwal, penyebaran&#13;
informasi, pembukaan, doa, penyampaian materi oleh Ustadz, sesi tanya jawab,&#13;
hingga penutupan. Discord membentuk ruang dengar digital melalui stage atau&#13;
voice channel, sistem speaker-listener, mute otomatis, chat, raise hand, dan peran&#13;
moderator. Roblox membentuk ruang visual melalui Masjid Al-Blox, avatar, saf,&#13;
ruang depan, dan simbol masjid. Otoritas dalam kajian ini bersifat terdistribusi&#13;
antara ustadz, pengurus, admin, moderator, dan panitia. Capaian ibadah tidak&#13;
dipahami sebagai ukuran keimanan, tetapi sebagai respons keagamaan yang tampak&#13;
dalam ekspresi kognitif, afektif, dan partisipatif jamaah. Dengan demikian, liturgi&#13;
digital RMC menunjukkan bahwa pengalaman beragama di ruang digital terbentuk&#13;
melalui hubungan antara tata kajian, fitur platform, otoritas, simbol visual, suara,&#13;
teks, avatar, dan partisipasi jamaah.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297 Agama Islam</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>