<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS BUKU AJAR KITAB KAIFA TUTQIN AN-NAHWA KARYA AHMAD ISKANDAR PERSPEKTIF TEORI WILLIAM FRANCIS MACKEY</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 24204021026</mods:namePart><mods:namePart type="family">Arip Rachman Ritonga</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pembelajaran nahwu dalam bahasa Arab masih sering dianggap sulit oleh peserta didik&#13;
karena materi yang cenderung teoritis, kompleks, dan kurang kontekstual. Padahal, penguasaan&#13;
nahwu memiliki peran penting dalam memahami struktur, makna, dan analisis teks bahasa Arab.&#13;
Oleh karena itu, kualitas penyajian materi dalam buku ajar nahwu menjadi aspek penting yang&#13;
memengaruhi efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis materi dalam&#13;
kitab Kaifa Tutqinu an-Nahwa karya Ahmad Iskandar berdasarkan teori William Francis Mackey&#13;
yang meliputi aspek selection (pemilihan materi), gradation (pengurutan materi), presentation&#13;
(penyajian materi), dan repetition (pengulangan materi), serta mengidentifikasi kelebihan dan&#13;
keterbatasannya sebagai bahan ajar nahwu.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan&#13;
(library research). Sumber data primer penelitian adalah kitab Kaifa Tutqinu an-Nahwa sedangkan&#13;
data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang berkaitan&#13;
dengan pembelajaran bahasa Arab, analisis buku ajar, dan teori William Francis Mackey. Teknik&#13;
pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan&#13;
content analysis untuk mengkaji struktur, sistematika, dan pola penyajian materi dalam kitab.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Kaifa Tutqinu an-Nahwa disusun secara&#13;
sistematis dan konsisten sesuai teori William Francis Mackey. Pada aspek selection, materi&#13;
mencakup unsur inti ilmu nahwu sesuai kebutuhan pembelajaran gramatikal. Pada aspek&#13;
gradation, materi disusun bertahap dari konsep sederhana menuju pembahasan sintaksis yang&#13;
lebih kompleks. Pada aspek presentation, kitab menggunakan pola deduktif melalui penjelasan&#13;
kaidah, tabel, ringkasan, dan latihan. Sementara pada aspek repetition, pengulangan materi&#13;
dilakukan melalui rangkuman, latihan, dan kemunculan kembali pola i‘rab pada berbagai&#13;
pembahasan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kitab memiliki keunggulan pada sistematika&#13;
penyajian dan penguatan analisis struktural, tetapi masih terbatas dalam pengembangan aspek&#13;
komunikatif dan keterampilan produktif bahasa Arab. Dengan demikian, kitab ini layak digunakan&#13;
sebagai bahan ajar nahwu akademik, meskipun tetap memerlukan integrasi pendekatan&#13;
komunikatif dan latihan aplikatif agar pembelajaran lebih fungsional dan kontekstual.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">492.78 Bahasa Arab - Media Pembelajaran</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-12</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>