<didl:DIDL xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:didl="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS" xmlns:dii="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS" xmlns:dip="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DIP-NS" xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/" DIDLDocumentId="http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77117" xsi:schemaLocation="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/did/didl.xsd urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dii/dii.xsd urn:mpeg:mpeg21:2005:01-DIP-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dip/dip.xsd">
  <didl:Item>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dii:Identifier>http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77117</dii:Identifier>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dcterms:modified>2026-06-26T03:45:40Z</dcterms:modified>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Component>
      <didl:Resource mimeType="application/xml" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/cgi/export/eprint/77117/DIDL/digilib-eprint-77117.xml"/>
    </didl:Component>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/descriptiveMetadata</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/xml">
          <oai_dc:dc xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
        <dc:relation>https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77117/</dc:relation>
        <dc:title>PENAFSIRAN AYAT QISAS (QS. 2:178-179) DALAM TAFSIR AT-TANWIR MUHAMMADIYAH</dc:title>
        <dc:creator>Hafiz, NIM.: 24205031089</dc:creator>
        <dc:subject>297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir</dc:subject>
        <dc:description>Penelitian ini mengkaji penafsiran ayat qisas dalam QS. Al-Baqarah ayat 178-&#13;
179 pada dengan fokus pada epistemologi penafsiran, transformasi makna qisas,&#13;
serta relevansinya dan kehidupan masyarakat modern. Permasalahan penelitian&#13;
berangkat dari adanya pemahaman qisas yang sering dimaknai secara tekstual dan&#13;
literal sebagai hukuman balasan semata, sehingga kerap dianggap bertentangan&#13;
dengan nilai kemanusiaan, hak asasi manusia, dan perkembangan sistem hukum&#13;
modern. Selain itu terdapat perubahan sosial dan perkembangan pemikiran hukum&#13;
menuntut adanya penafsiran yang lebih kontekstual terhadap ayat-ayat hukum agar&#13;
tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat tanpa menghilangkan substansi ajaran&#13;
Islam.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis library research yang&#13;
berobjek material dari ayat qisas QS. 2: 178-179 dan objek formal tafsir At-Tanwir&#13;
Muhammadiyah yang bertujuan untuk menelaah dan menggali makna qisas QS. 2:&#13;
178-179. Dalam menafsirkan ayat qisas dan menggali makna baru penelitian ini&#13;
menggunakan beberapa pendekatan, seperti pendekatan Jasser Auda untuk&#13;
memahami maqashid syari’ah dalam hukum qisas, pendekatan Angelika Neuwirth&#13;
untuk melihat epistemology (sumber atau landasan wahyu), pendekatan Abdullah&#13;
Saeed untuk melihat pemahaman ayat berdasarkan konteks historis (mikro dan&#13;
makro) serta relevansinya dengan konteks sosial budaya saat ini, dan pendekatan&#13;
Hans-Georg Gadamer teori fusion of horizons untuk menarik makna baru dari&#13;
pemahaman penafsir pra-Islam-modern, terkhususnya dalam tafsir At-Tanwir&#13;
Muhammadiyah.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan dalam masalah pertama, bahwa qisas pada QS.&#13;
Al-Baqarah ayat 178-179 memiliki landasan epistemologis dari al-Qur’an dan hadis&#13;
bertujuan menegakkan keadilan, menjaga jiwa, dan menciptakan kemaslahatan&#13;
sosial. Masalah kedua menunjukkan bahwa qisas mengalami transformasi dari&#13;
tradisi balas dendam jahiliyah menjadi sistem hukum Islam yang adil, humanis,&#13;
serta membuka ruang pemaafan dan rekonsiliasi sosial. Masalah ketiga&#13;
menyimpulkan bahwa melalui teori fusion of horizons Hans-Georg Gadamer, qisas&#13;
dimaknai secara kontekstual sebagai keadilan restoratif yang relevan untuk menjaga&#13;
perdamaian dan keharmonisan masyarakat modern. Penelitian ini juga menemukan&#13;
adanya transformasi makna qisas dari budaya kesukuan antar kabilah masyarakat&#13;
Arab pra-Islam menuju konsep hukum yang lebih humanis, adil, dan berorientasi&#13;
pada kemaslahatan sosial. Dalam konteks modern, qisas dipahami memiliki&#13;
relevansi dengan prinsip keadilan restoratif, penyelesaian konflik secara damai, dan&#13;
perlindungan hak hidup manusia.&#13;
Dalam pendekatan fusion of horizons, penelitian ini menyimpulkan bahwa&#13;
pemaknaan qisas bersifat dinamis dan kontekstual sehingga ayat-ayat hukum dalam&#13;
al-Qur’an tetap dapat dipahami secara relevan sesuai perkembangan zaman tanpa&#13;
kehilangan nilai syariat Islam. Oleh karena itu, Tafsir At-Tanwir menghadirkan&#13;
pemahaman qisas yang moderat, kontekstual, dan berorientasi pada keadilan&#13;
substantif serta kemaslahatan umat manusia.</dc:description>
        <dc:date>2026-06-02</dc:date>
        <dc:type>Thesis</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77117/1/24205031089_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf</dc:identifier>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77117/2/24205031089_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Hafiz, NIM.: 24205031089  (2026) PENAFSIRAN AYAT QISAS (QS. 2:178-179) DALAM TAFSIR AT-TANWIR MUHAMMADIYAH.  Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.   </dc:identifier></oai_dc:dc>
        </didl:Resource>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/objectFile</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="text" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77117/1/24205031089_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/objectFile</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="text" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77117/2/24205031089_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/humanStartPage</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/html" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77117/"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
  </didl:Item>
</didl:DIDL>