<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>RIYAḌHAH SEBAGAI EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM&#13;
(STUDI ETNOGRAFI DI PESANTREN API TEGALREJO MAGELANG JAWA TENGAH DAN PESANTREN FATHUL ‘ULUM KWAGEAN KEDIRI JAWA TIMUR)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22304011005</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rizal Fathurrohman</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Proses belajar santri mencakup dimensi kognitif dan spiritual yang teraktualisasi&#13;
melalui praktik riyāḍah sebagai penyiapan struktur batin untuk menerima ilmu. Dalam&#13;
kerangka ini, pendidikan agama Islam di pesantren merepresentasikan integrasi ikhtiar&#13;
intelektual dan disiplin spiritual sebagai satu kesatuan epistemik. Namun, dalam wacana&#13;
akademik modern yang berparadigma rasional-positivistik, riyāḍah sering terpinggirkan&#13;
sebagai praktik mistik yang tidak ilmiah. Padahal, dalam epistemologi pesantren, riyāḍah&#13;
merupakan fondasi lahirnya pengetahuan intuitif yang melengkapi dimensi rasional&#13;
dalam proses memperoleh ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis riyāḍah&#13;
sebagai upaya santri dalam memperoleh pengetahuan agama Islam. 2) Memaparkan&#13;
praktik dan pemahaman konseptual santri yang menjalani riyāḍah. 3) Mengonstruksi&#13;
konsep riyāḍah sebagai epistemologi pendidikan agama Islam.&#13;
Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi jenis&#13;
focused ethnography. Lokusnya pada dua pesantren tradisional (salaf), yaitu di Pesantren&#13;
API Tegalrejo Magelang Jawa Tengah dan Pesantren Fathul ‘Ulum Kwagean Kediri Jawa&#13;
Timur. Data penelitian ini diperoleh melalui metode observasi terlibat, wawancara&#13;
mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan subjek penelitian menggunakan purposive dan&#13;
snowball sampling, meliputi pengasuh, asatidz, pengurus, santri riyāḍah, dan alumni&#13;
pesantren. Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data,&#13;
penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan&#13;
triangulasi teknik dan sumber.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan: Pertama, riyāḍah menjadi epistemologi santri&#13;
dalam memperoleh pengetahuan agama Islam di Pesantren API Tegalrejo Magelang dan&#13;
Pesantren Fathul ‘Ulum Kwagean Kediri, didorong oleh motivasi religius, keilmuan,&#13;
ekonomi, kelembagaan dan personal. Kedua, praktik dan pemahaman konseptual riyāḍah&#13;
di Pesantren API Tegalrejo dijalankan secara sistematis dalam kurikulum dengan&#13;
bimbingan kiai. Sementara di Pesantren Fathul ‘Ulum Kwagean, riyāḍah berkembang&#13;
secara alami melalui budaya pesantren dan keteladanan kiai. Ketiga, konsep riyāḍah&#13;
sebagai epistemologi pendidikan agama Islam di Pesantren API Tegalrejo Magelang dan&#13;
Pesantren Fathul ‘Ulum Kwagean Kediri berpijak pada pemahaman bahwa hakikat&#13;
pengetahuan adalah ilmu yang membawa kebermanfaatan dan keberkahan. Sumber&#13;
pengetahuan tetap berakar pada al-Qur’an dan hadis melalui sanad guru, sedangkan&#13;
metode perolehannya memadukan ta’līm wa ta‘allum (jalur rasional-insani) dengan&#13;
riyāḍah (jalur spiritual-rabbani). Dari integrasi ini lahir kontribusi konseptual berupa&#13;
ta’allum taufīqī, yang menjadikan riyāḍah sebagai komplemen dalam proses&#13;
pemerolehan pengetahuan. Validasi pengetahuan dalam konsep ini diukur melalui&#13;
kebermanfaatan dan keberkahan yang muncul dari pengamalan secara istikamah. Temuan&#13;
ini mengimplikasikan bahwa riyāḍah memiliki peran epistemik dalam epistemologi&#13;
pendidikan agama Islam, sehingga tidak hanya memperkuat integrasi dimensi rasional&#13;
dan spiritual, tetapi juga memperkaya pemahamannya melalui konsep ta’allum taufīqī.&#13;
Kata kunci: riyāḍah; epistemologi pendidikan agama Islam; pesantren salaf; pengetahuan&#13;
intuitif; ta’allum taufīqī.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Agama Islam</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-04-27</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>