TY - THES N1 - Prof. Dr. H. Abdul Munip, M.Ag. ID - digilib77121 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77121/ A1 - Rizal Fathurrohman, NIM.: 22304011005 Y1 - 2026/04/27/ N2 - Proses belajar santri mencakup dimensi kognitif dan spiritual yang teraktualisasi melalui praktik riy??ah sebagai penyiapan struktur batin untuk menerima ilmu. Dalam kerangka ini, pendidikan agama Islam di pesantren merepresentasikan integrasi ikhtiar intelektual dan disiplin spiritual sebagai satu kesatuan epistemik. Namun, dalam wacana akademik modern yang berparadigma rasional-positivistik, riy??ah sering terpinggirkan sebagai praktik mistik yang tidak ilmiah. Padahal, dalam epistemologi pesantren, riy??ah merupakan fondasi lahirnya pengetahuan intuitif yang melengkapi dimensi rasional dalam proses memperoleh ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis riy??ah sebagai upaya santri dalam memperoleh pengetahuan agama Islam. 2) Memaparkan praktik dan pemahaman konseptual santri yang menjalani riy??ah. 3) Mengonstruksi konsep riy??ah sebagai epistemologi pendidikan agama Islam. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi jenis focused ethnography. Lokusnya pada dua pesantren tradisional (salaf), yaitu di Pesantren API Tegalrejo Magelang Jawa Tengah dan Pesantren Fathul ?Ulum Kwagean Kediri Jawa Timur. Data penelitian ini diperoleh melalui metode observasi terlibat, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan subjek penelitian menggunakan purposive dan snowball sampling, meliputi pengasuh, asatidz, pengurus, santri riy??ah, dan alumni pesantren. Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan: Pertama, riy??ah menjadi epistemologi santri dalam memperoleh pengetahuan agama Islam di Pesantren API Tegalrejo Magelang dan Pesantren Fathul ?Ulum Kwagean Kediri, didorong oleh motivasi religius, keilmuan, ekonomi, kelembagaan dan personal. Kedua, praktik dan pemahaman konseptual riy??ah di Pesantren API Tegalrejo dijalankan secara sistematis dalam kurikulum dengan bimbingan kiai. Sementara di Pesantren Fathul ?Ulum Kwagean, riy??ah berkembang secara alami melalui budaya pesantren dan keteladanan kiai. Ketiga, konsep riy??ah sebagai epistemologi pendidikan agama Islam di Pesantren API Tegalrejo Magelang dan Pesantren Fathul ?Ulum Kwagean Kediri berpijak pada pemahaman bahwa hakikat pengetahuan adalah ilmu yang membawa kebermanfaatan dan keberkahan. Sumber pengetahuan tetap berakar pada al-Qur?an dan hadis melalui sanad guru, sedangkan metode perolehannya memadukan ta?l?m wa ta?allum (jalur rasional-insani) dengan riy??ah (jalur spiritual-rabbani). Dari integrasi ini lahir kontribusi konseptual berupa ta?allum tauf?q?, yang menjadikan riy??ah sebagai komplemen dalam proses pemerolehan pengetahuan. Validasi pengetahuan dalam konsep ini diukur melalui kebermanfaatan dan keberkahan yang muncul dari pengamalan secara istikamah. Temuan ini mengimplikasikan bahwa riy??ah memiliki peran epistemik dalam epistemologi pendidikan agama Islam, sehingga tidak hanya memperkuat integrasi dimensi rasional dan spiritual, tetapi juga memperkaya pemahamannya melalui konsep ta?allum tauf?q?. Kata kunci: riy??ah; epistemologi pendidikan agama Islam; pesantren salaf; pengetahuan intuitif; ta?allum tauf?q?. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - riy??ah; epistemologi pendidikan agama Islam; pesantren salaf; pengetahuan intuitif; ta?allum tauf?q?. M1 - doctoral TI - RIYA?HAH SEBAGAI EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (STUDI ETNOGRAFI DI PESANTREN API TEGALREJO MAGELANG JAWA TENGAH DAN PESANTREN FATHUL ?ULUM KWAGEAN KEDIRI JAWA TIMUR) AV - restricted EP - 350 ER -