@phdthesis{digilib77184, month = {April}, title = {CIPP EVALUATION MODEL DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN MANASIK HAJI BAGI JEMAAH LANSIA DI KBIHU HAJAR ASWAD YOGYAKARTA TAHUN 2025}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 22102040010 Annida Alhusna Walhaq}, year = {2026}, note = {Drs. Muhamad Rosyid Ridla, M. Si.}, keywords = {Evaluasi Program, Model Evaluasi CIPP, Bimbingan Manasik Haji, jemaah lansia, KBIHU}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77184/}, abstract = {Annida Alhusna Walhaq, 22102040010, CIPP Evaluation Model Dalam Pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji Bagi Jemaah Lansia Di KBIHU Hajar Aswad Yogyakarta Tahun 2025. Skripsi. Program Studi Manajemen Dakwah. Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program bimbingan manasik haji di KBIHU Hajar Aswad dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan jemaah lansia. Latar belakang masalah pada penelitian ini yaitu adanya fenomena peningkatan jemaah haji lansia pada tahun 2025, sehingga KBIHU perlu menguatkan pelayanan bimbingan terhadap jemaah lansia dengan melakukan evaluasi program bimbingan manasik haji bagi jemaah lansia, KBIHU dapat secara komprehensif merancang program dengan memenuhi kebutuhan jemaah lansia untuk mencapai tujuan kemabruran haji. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) sebagai kerangka analisis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan ketua KBIHU, kpala kantor, pembimbing, serta jemaah haji lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek konteks, program telah dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan jemaah lansia. Pada aspek input, pembimbing, materi, dan sarana prasarana dinilai cukup memadai serta disesuaikan dengan kondisi lansia melalui metode penyampaian yang komunikatif dan berulang serta biaya operasional bimbingan yang tergolong masih terjangkau. Pada aspek proses, pelaksanaan bimbingan dilakukan secara sistematis melalui pembelajaran klasikal (cermah, pengulangan materi, tanya jawab, problem solving), praktik, dan simulasi yang membantu lansia memahami tata cara ibadah secara aplikatif. Pada aspek produk, program memberikan dampak positif berupa peningkatan pemahaman, kesiapan, dan kepercayaan diri jemaah lansia dalam melaksanakan ibadah haji. Adapun hasil evaluasi program bimbingan manasik bagi jemaah lansia di KBIHU Hajar Aswad yaitu dinilai tergolong efektif dan responsif terhadap kebutuhan jemaah lansia namun, masih memerlukan penguatan berkelanjutan agar lebih adaptif dan inklusif. Kata kunci: Evaluasi Program, Model Evaluasi CIPP, Bimbingan Manasik Haji, jemaah lansia, KBIHU.} }