<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>STRATEGI DIGITALISASI PROGRAM “INSPIRASI&#13;
SIANG” MQFM YOGYAKARTA DALAM&#13;
MENGHADAPI FRAGMENTASI AUDIENS</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22102010013</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dika Izki Fadillah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan digital di era konvergensi media mampu menyebabkan pergeseran&#13;
yang signifikan dalam distribusi dan konsumsi media. Kondisi ini memunculkan&#13;
fragmentasi audiens di tengah banyaknya platform digital yang berkembang,&#13;
sehingga media komunikasi seperti radio diharuskan untuk beradaptasi agar tetap&#13;
relevan dan berkelanjutan. Situasi ini menjadi penting untuk dikaji karena&#13;
kemampuan media untuk menanggapi fragmentasi audiens menentukan eksistensi&#13;
dan persaingan media di era konvergensi media. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis strategi digitalisasi program “Inspirasi Siang” di MQFM Jogja dalam&#13;
menghadapi fenomena fragmentasi audiens, dengan menggunakan pendekatan&#13;
penelitian kualitatif deskriptif serta pengumpulan data melalui wawancara&#13;
mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
program “Inspirasi Siang” MQFM Yogyakarta telah melakukan adaptasi siaran&#13;
digital untuk merespon fragmentasi audiens. Adapun strategi digitalisasi yang&#13;
diterapkan guna menghadapi fragmentasi audiens berdasarkan platform, preferensi&#13;
konten, waktu maupun usia, meliputi penyediaan siaran on-demand, live streaming&#13;
YouTube, penggunaan media sosial Instagram, pemotongan koten menjadi video&#13;
pendek, konsistensi unggahan konten, dan penguatan interaksi audiens melalui&#13;
komunitas audiens digital. Strategi digital menjadi keharusan bagi media penyiaran&#13;
karena munculnya berbagai platform digital. Media harus berubah untuk tetap&#13;
relevan dan kompetitif di tengah audiens yang semakin selektif dan tersebar. Oleh&#13;
karena itu, strategi digital lebih dari sekadar inovasi; itu adalah upaya yang&#13;
direncanakan untuk mempertahankan eksistensi dan memperluas audiens di era&#13;
konvergensi media.&#13;
Kata Kunci: strategi digitalisasi; konvergensi media; fragmentasi audiens; radio.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297.6 Dakwah dan Penyiaran Islam</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>