<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>OPTIMASI PENJADWALAN PRODUKSI FLOWSHOP DENGAN&#13;
MENGGUNAKAN METODE CAMPBELL DUDEK SMITH (CDS),&#13;
PALMER, DAN DANNENBRING PADA PRODUK BAKERY&#13;
STUDI KASUS CV CAHAYA CIPTA MAKMUR</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22106060030</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ismi Erlinda</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>CV Cahaya Cipta Makmur merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam&#13;
bidang produksi dan distribusi makanan, khususnya bakery dengan sistem produksi&#13;
flowshop. Sistem produksi flowshop menuntut adanya pengaturan urutan produksi&#13;
yang baik agar pemanfaatan waktu produksi dan kapasitas mesin dapat berjalan&#13;
secara optimal. Namun, perusahaan ini belum memiliki penjadwalan produksi yang&#13;
baku, sehingga sering terjadi overtime. Tujuan penelitian ini adalah&#13;
membandingkan metode Campbell Dudek Smith (CDS), Palmer, dan Dannenbring&#13;
untuk meminimasi nilai makespan. Berdasarkan penjadwalan aktual yang&#13;
dilakukan perusahaan dengan urutan 1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 diperoleh nilai makespan&#13;
sebesar 916,623 menit. Metode CDS dengan urutan 3 – 5 – 2 – 6 – 1 – 4&#13;
menghasilkan nilai makespan sebesar 887,751 menit dengan peningkatan efisiensi&#13;
sebesar 3,15% atau 28,872 menit. Metode Palmer dengan urutan 3 – 5 – 2 – 4 – 6&#13;
– 1 menghasilkan nilai makespan sebesar 888,477 menit dengan peningkatan&#13;
efisiensi sebesar 3,11% atau 28,146 menit. Sedangkan metode Dannenbring dengan&#13;
urutan 4 – 3 – 5 – 1 – 2 – 6 menghasilkan nilai makespan sebesar 907,785 menit&#13;
dengan peningkatan efisiensi sebesar 0,96% atau 8,838 menit. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa metode CDS merupakan metode terbaik untuk diterapkan oleh&#13;
perusahaan karena mampu menghasilkan nilai makespan paling kecil. Selain itu,&#13;
penelitian ini menghasilkan usulan aplikasi penjadwalan produksi berdasarkan&#13;
metode terbaik untuk membantu perusahaan dalam menentukan urutan produksi&#13;
secara lebih terstruktur dan dinamis.&#13;
Kata kunci: CDS, Dannenbring, flowshop, makespan, Palmer, penjadwalan</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Tehnik Informatika</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>