<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGEMBANGAN APLIKASI PERENCANAAN PRODUKSI PRODUK&#13;
BAKERY DENGAN MENERAPKAN SISTEM INFERENSI FUZZY&#13;
METODE MAMDANI, SUGENO, DAN TSUKAMOTO&#13;
(Studi Kasus: CV Cahaya Cipta Makmur)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22106060032</mods:namePart><mods:namePart type="family">R. Rully Mahendra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>CV Cahaya Cipta Makmur merupakan perusahaan pengolahan makanan yang&#13;
menawarkan produk bakery berupa aneka roti sebagai produk baru yang dipasarkan&#13;
kepada masyarakat umum. Sebagai produk yang baru dipasarkan, tingkat&#13;
permintaannya bersifat fluktuatif dan tidak pasti. Perusahaan menerapkan sistem&#13;
produksi make to order untuk menyesuaikan jumlah produksi dengan permintaan&#13;
yang diterima sekaligus menghindari pemborosan akibat produksi berlebih.&#13;
Namun, berdasarkan analisis data produksi periode Januari hingga Maret 2026,&#13;
ditemukan selisih antara target produksi dan realisasi produk jadi, yang&#13;
mengindikasikan adanya waste dari penggunaan bahan baku yang tidak efisien&#13;
dalam perencanaan produksi perusahaan. Logika fuzzy dipilih sebagai pendekatan&#13;
yang mampu memberikan perhitungan sistematis untuk mendukung pengambilan&#13;
keputusan produksi di tengah kondisi ketidakpastian dan fluktuasi data. Penelitian&#13;
ini membandingkan tiga metode fuzzy, yaitu Mamdani, Sugeno, dan Tsukamoto,&#13;
menggunakan data historis produksi pada salah satu produk roti dengan frekuensi&#13;
permintaan tertinggi. Hasil pengolahan menunjukkan nilai MAPE masing-masing&#13;
metode sebesar 19,96% untuk Mamdani, 2,81% untuk Sugeno, dan 54,85% untuk&#13;
Tsukamoto. Metode Sugeno menghasilkan nilai MAPE terkecil sehingga ditetapkan&#13;
sebagai metode terbaik dengan tingkat akurasi tertinggi di antara ketiga metode&#13;
yang dibandingkan. Berdasarkan hasil tersebut, metode Sugeno dijadikan dasar&#13;
dalam pengembangan aplikasi perencanaan produksi yang dapat digunakan&#13;
perusahaan untuk menentukan jumlah produksi yang optimal. Sistem ini&#13;
mempertimbangkan tingkat permintaan yang masuk serta jumlah persediaan yang&#13;
dimiliki, sehingga diharapkan dapat membantu perusahaan dalam meminimalkan&#13;
risiko kerugian akibat produk terbuang sekaligus memaksimalkan efisiensi&#13;
penggunaan bahan baku dan keuntungan yang dapat diperoleh.&#13;
Kata Kunci: Bakery, Fluktuasi Permintaan, Ketidakpastian Data, Perencanaan&#13;
Produksi, Sistem Inferensi Fuzzy, Sistem Pendukung Keputusan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">670 Teknik Industri</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>