<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN PENUNJANG&#13;
MENGGUNAKAN METODE MIN-MAX DAN SAFETY STOCK&#13;
(STUDI KASUS: GUDANG EKA CATERING JAKARTA PUSAT)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22106060066</mods:namePart><mods:namePart type="family">Anyelir Nurahmaida Nanda Styo</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pengendalian persediaan bahan penunjang merupakan aspek penting dalam&#13;
menunjang kelancaran operasional. Sistem pengendalian persediaan pada Gudang&#13;
Eka Catering Jakarta Pusat masih dilakukan secara sederhana dan belum&#13;
menggunakan perhitungan yang sistematis, sehingga berpotensi menimbulkan&#13;
kelebihan maupun kekurangan stok. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi&#13;
klasifikasi bahan penunjang menggunakan metode analisis ABC, menentukan&#13;
jumlah safety stock sebagai batas minimum stok untuk mengantisipasi&#13;
ketidakpastian permintaan, titik pemesanan ulang yang optimal, serta menentukan&#13;
batas maksimum persediaan menggunakan metode Min-Max. Metode yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis ABC untuk menentukan prioritas&#13;
pengendalian persediaan, peramalan menggunakan metode moving average,&#13;
weighted moving average, dan exponential smoothing, safety stock sebagai batas&#13;
minimum stok, serta metode Min-Max untuk menentukan batas maksimum. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa dari 72 jenis bahan penunjang terdapat 27 item yang&#13;
termasuk kategori A dengan kontribusi nilai sebesar 79,3% dari total nilai&#13;
persediaan. Tisu kotak menempati posisi pertama dengan nilai penggunaan Rp&#13;
1.725.000 atau 9,3% dari total nilai persediaan. Metode peramalan terbaik adalah&#13;
exponential smoothing dengan nilai MAPE 16,5% termasuk kategori baik dan hasil&#13;
peramalan sebesar 260 pcs. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa safety stock&#13;
sebesar 101 pcs sebagai batas minimum stok, titik pemesanan ulang sebesar 119&#13;
pcs, serta maximum stok sebesar 137 pcs.&#13;
Kata kunci: Analisis ABC, Peramalan, Safety Stock, Min-Max.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">670 Teknik Industri</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>