<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS POTENSI DESAIN PRAKTIKUM PEMBUATAN GEL TABIR&#13;
SURYA EKSTRAK RIMPANG JAHE MERAH PADA MATERI KOLOID</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104060048</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dias Novita</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Berdasarkan Kurikulum Merdeka capaian elemen pembelajaran kimia mencakup&#13;
pada pemahaman kimia dan keterampilan proses. Salah satu cara untuk meningkatkan&#13;
pemahaman kimia dan keterampilan proses yaitu dengan melakukan praktikum. Namun,&#13;
dalam pelaksanaan praktikum di sekolah masih terdapat beberapa kendala, seperti&#13;
keterbatasan sarana dan prasarana yang meliputi alat dan bahan serta kurangnya motivasi&#13;
guru dalam melaksanakan praktikum kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
proses pembuatan gel tabir surya dari ekstrak rimpang jahe merah serta mengetahui&#13;
potensinya sebagai alternatif praktikum kimia materi koloid. Penelitian ini menggunakan&#13;
metode Design Based Research (DBR) yang mencakup tahap analisis masalah,&#13;
perancangan solusi, siklus berulang, dan refleksi. Analisis masalah dilakukan studi&#13;
literatur terkait Kurikulum Merdeka dan wawancara guru kimia serta siswa di SMA.&#13;
Perancangan solusi dilakukan melalui dua tahapan, yaitu tahapan uji laboratorium untuk&#13;
dilakukan uji skrining fitokimia dan tahapan perancangan desain praktikum dengan&#13;
membuat kerangka produk dan pengembangan prototype produk berdasarkan informasi&#13;
yang diperoleh dari analisis masalah. Siklus berulang dilakukan dengan melakukan&#13;
kegiatan wawancara berulang dengan guru kimia sehingga diperoleh desain praktikum&#13;
yang terbaik. Refleksi digunakan untuk menjabarkan hasil penelitian yang diperoleh dari&#13;
data hasil wawancara praktikum pembuatan gel tabir surya melalui media poster kepada&#13;
dua siswa dan dua guru kimia di SMA. Pembuatan formulasi gel tabir surya ekstrak jahe&#13;
merah menunjukkan hasil ekstrak rimpang jahe merah positif mengandung senyawa&#13;
metabolit sekunder yang memiliki potensi sebagai tabir surya yaitu senyawa flavonoid&#13;
dan tanin, kandungan nilai SPF tertinggi pada formula F4 dengan nilai 4,1317 kategori&#13;
proteksi sedang, hasil uji homogenitas yang homogen, dan nilai pH berada pada rentang&#13;
aman digunakan untuk kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain praktikum&#13;
pembuatan gel tabir surya ekstrak rimpang jahe merah relevan dengan capaian&#13;
pembelajaran kimia materi koloid pada Kurikulum Merdeka. Berdasarkan hasil&#13;
wawancara guru kimia dan siswa di SMA menunjukkan bahwa desain praktikum&#13;
pembuatan gel tabir surya ekstrak rimpang jahe merah berpotensi sebagai inovasi&#13;
pembelajaran kimia yang kontekstual, aplikatif, dan berbasis pemanfaatan sumber daya&#13;
alam di lingkungan sekitar.&#13;
Kata kunci: gel tabir surya, ekstrak rimpang jahe merah, alternatif praktikum, koloid.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">540.7 Pendidikan Kimia</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-19</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>