@phdthesis{digilib77339, month = {May}, title = {REPRESENTASI NILAI-NILAI ISLAM MODERAT DIGITAL NATIVE PADA AKUN TIKTOK @MAJELISROBLOXINDONESIA PERIODE BULAN SEPTEMBER - NOVEMBER 2025}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 22102010104 Gheriya Zahra Adha}, year = {2026}, note = {Dian Eka Permanasari, S.Ds., M.A}, keywords = {dakwah digital; digital native; Islam moderat; representasi; Roblox; semiotika Roland Barthes; Stuart Hall; TikTok}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77339/}, abstract = {Fenomena dakwah digital terus berkembang seiring dengan munculnya komunitas muslim digital native yang memanfaatkan ruang-ruang baru di luar platform konvensional, salah satunya adalah Majelis Roblox Indonesia (MARIO) yang menggunakan game virtual Roblox sebagai medium kegiatan keagamaan dan mendokumentasikannya dalam konten TikTok, namun sejauh mana konten tersebut merepresentasikan nilai-nilai Islam moderat masih belum dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai Islam moderat digital native pada akun TikTok @majelisrobloxindonesia periode September hingga November 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes melalui tiga tingkatan makna yakni denotasi, konotasi, dan mitos, terhadap 10 video terpilih yang ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan relevansi visual, tekstual, dan representasi nilai Islam moderat, serta dibaca dalam kerangka teori representasi Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, konten menampilkan kegiatan dakwah virtual seperti Halaqah Akhlak, Halaqah Tarikh, Kajian Tematik, dan NGACAK (Ngaji di Puncak) di dalam ruang game Roblox; pada tingkat konotasi, konten merepresentasikan delapan nilai Islam moderat (tawasuth, tasamuh, tawazun, musawah, syura, ishlah, aulawiyah, dan tathawwur wa ibtikar) dengan nilai tathawwur wa ibtikar dan tasamuh paling konsisten muncul; dan pada tingkat mitos, konten menaturalisasi gagasan bahwa ruang virtual adalah ruang ibadah yang sah serta identitas muslim bersifat hybrid. Disimpulkan bahwa pendekatan konstruksional Stuart Hall paling dominan bekerja dalam konten ini, di mana makna Islam moderat digital native diproduksi secara aktif melalui sistem representasi visual Roblox dan tekstual TikTok yang saling menopang. Kata Kunci: dakwah digital; digital native; Islam moderat; representasi; Roblox; semiotika Roland Barthes; Stuart Hall; TikTok} }