<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERAN HOME INDUSTRY KERUPUK KULIT SAPI SEBAGAI&#13;
SUMBER PENGHIDUPAN MASYARAKAT DI DUSUN&#13;
SEGOROYOSO II, KECAMATAN PLERET, KABUPATEN&#13;
BANTUL</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22102030054</mods:namePart><mods:namePart type="family">Alifa Laila Nisa</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Home industry kerupuk kulit sapi di Dusun Segoroyoso II, Kecamatan Pleret,&#13;
Kabupaten Bantul merupakan usaha berbasis rumah tangga yang telah berkembang&#13;
secara turun-temurun dan menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.&#13;
Penelitian ini bertujuan mengkaji peran dan aset home industry kerupuk kulit sapi&#13;
sebagai sumber penghidupan masyarakat serta faktor pendukung dan penghambat&#13;
keberlanjutannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan&#13;
pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa home industry kerupuk kulit sapi berperan sebagai penopang&#13;
ekonomi keluarga pemilik usaha, menyerap 6–10 tenaga kerja lokal per unit usaha,&#13;
membuka peluang penghidupan mandiri bagi masyarakat sekitar, menggerakkan&#13;
rantai ekonomi lokal, serta menjadi identitas ekonomi khas dusun yang diwariskan&#13;
lintas generasi. Selain itu, usaha ini ditopang oleh empat aset penghidupan, yaitu&#13;
modal manusia, modal sosial, modal fisik, dan modal finansial. Faktor pendukung&#13;
keberlanjutan meliputi permintaan pasar yang stabil, jaringan pemasaran yang luas,&#13;
ketersediaan bahan baku, keterampilan turun-temurun, dan hubungan kerja yang&#13;
harmonis. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi pengaruh cuaca, kenaikan&#13;
biaya produksi, persaingan usaha yang semakin ketat, serta pengelolaan limbah yang&#13;
belum optimal.&#13;
Kata Kunci: Home industry; Kerupuk Kulit Sapi; Penghidupan; Segoroyoso;&#13;
Sustainable Livelihood Framework</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pengembangan Masyarakat Islam</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-18</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>