eprintid: 77376 rev_number: 11 eprint_status: archive userid: 12241 dir: disk0/00/07/73/76 datestamp: 2026-07-01 07:29:42 lastmod: 2026-07-01 07:29:42 status_changed: 2026-07-01 07:29:42 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: sophanshofwan@gmail.com creators_name: Siti Kharisma, NIM.: 22104060014 title: PENGEMBANGAN KIT SIMULASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH BATIK SEBAGAI ALTERNATIF PRAKTIKUM KIMIA DI SMA/MA ispublished: pub subjects: 540.7 divisions: pr_pendidikan_kimia_s1 full_text_status: restricted keywords: kit praktikum, instalasi pengolahan air limbah, limbah batik, kimia hijau, Design Based Research, pembelajaran note: Muhammad Zamhari, S.Pd. Si, M.Sc abstract: Penelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR) yang mengacu pada model McKenney dan Reeves yang meliputi empat tahap, yaitu analisis masalah, perencanaan solusi, siklus berulang, dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui studi literatur, wawancara mendalam dengan guru kimia SMA/MA, dokumentasi, serta eksperimen laboratorium sederhana. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran dan kendala pelaksanaan praktikum kimia di sekolah. Tahap perencanaan difokuskan pada perancangan kit simulasi IPAL batik dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh, yaitu kapur, kaporit, tawas, dan zeolit, serta vii penggunaan tea bag sebagai media filtrasi sederhana. Tahap siklus berulang dilakukan melalui serangkaian percobaan untuk menentukan dosis optimum masing-masing bahan berdasarkan parameter pH dan perubahan intensitas warna menggunakan analisis RGB. Tahap refleksi dilakukan melalui evaluasi bersama guru kimia untuk menilai kesesuaian kit dengan capaian pembelajaran Kimia Fase E Kurikulum Merdeka, khususnya pada materi kimia hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis optimum yang diperoleh untuk pengolahan 500 mL sampel air pewarna batik adalah 0,3 gram kapur, 1 gram kaporit, 1 gram tawas, dan 1 gram zeolit. Komposisi tersebut mampu menghasilkan kualitas air hasil pengolahan dengan nilai pH sebesar 7,5, Biological Oxygen Demand (BOD) sebesar 4,3 mg/L, dan Chemical Oxygen Demand (COD) sebesar 13,4 mg/L. Hasil tersebut memenuhi baku mutu limbah cair sehingga menunjukkan bahwa simulasi pengolahan limbah yang dikembangkan bekerja secara efektif. Selain itu, penggunaan tea bag sebagai media filtrasi terbukti mampu menyederhanakan proses praktikum sehingga lebih mudah diterapkan dalam pembelajaran sekolah. Hasil refleksi bersama guru menunjukkan bahwa kit yang dikembangkan memiliki relevansi yang tinggi dengan materi kimia hijau, mendukung pembelajaran berbasis proyek (Project- Based Learning), serta berpotensi meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai penerapan konsep kimia dalam pengelolaan lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kit simulasi instalasi pengolahan air limbah batik yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif praktikum kimia di SMA/MA. Kit ini tidak hanya menyediakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan ekonomis, tetapi juga mendukung implementasi prinsip kimia hijau, pembelajaran berbasis proyek, serta penguatan kesadaran lingkungan peserta didik sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Kata Kunci: kit praktikum, instalasi pengolahan air limbah, limbah batik, kimia hijau, Design Based Research, pembelajaran kontekstual. date: 2026-05-25 date_type: published pages: 115 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Siti Kharisma, NIM.: 22104060014 (2026) PENGEMBANGAN KIT SIMULASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH BATIK SEBAGAI ALTERNATIF PRAKTIKUM KIMIA DI SMA/MA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77376/1/22104060014_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA%20%281%29.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77376/2/22104060014_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf