%0 Thesis %9 Skripsi %A Adiva Wildan Pratama, NIM.: 21101020040 %B FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA %D 2025 %F digilib:77429 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Diplomasi, Ali Alatas, Perdamaian, Politik Luar Negeri, Konflik Internasional %P 115 %T DIPLOMAT PERDAMAIAN: PERAN ALI ALATAS DALAM DIPLOMASI INDONESIA DI KANCAH INTERNASIONAL TAHUN 1988-1999 %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77429/ %X Penelitian ini menganalisis peran strategis Ali Alatas sebagai menteri luar negeri Indonesia dalam diplomasi Indonesia di kancah internasional selama periode 1988-1999. Sebagai diplomat berpengaruh, Ali Alatas terlibat aktif dalam berbagai isu dunia, seperti kasus konflik Kamboja-Vietnam dan kasus Timor Timur, serta berkontribusi signifikan penguatan peran Indonesia kawasan ASEAN dan forum internasional. Penelitian ini mendiskusikan pendekatan diplomasi damai yang dijalankan oleh Ali Alatas dalam mediasi dan penyelesaian konflik. Dengan kondisi dan situasi Indonesia sepanjang tahun 1988-1999 yang fluktuatif menghadapi banyak tantangan global dan domestik, kebijakan diplomasi Indonesia sangat menentukan arah dan posisi Indonesia di tingkat dunia. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah yang bersifat kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka (library research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan politik dengan metode penelitian sejarah yang meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Diplomasi dan peran digunakan sebagai dua konsep untuk menganalisis peran Ali Alatas. Diplomasi diartikan sebagai sebuah aktivitas dan kemampuan untuk mengatur urusan dan hubungan internasional sebuah negara sedangkan peran didefinisikan sebagai serangkaian kewajiban dan perilaku seseorang yang menduduki posisi atau jabatan tertentu yang memiliki signifikansi tertentu terhadap sistem sosial atau masyarakat. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Ali Alatas memainkan peran penting dalam sejarah diplomasi Indonesia dari tahun 1988-1999 terutama dalam hal perdamaian. Melalui kebijakan yang telah diambil olehnya, Indonesia berhasil menjadi mediator dalam konflik regional seperti Kamboja-Vietnam, merumuskan solusi untuk kasus Timor Timur, menginisiasi peran strategis Indonesia di ASEAN dan memimpin gerakan Non-Blok (GNB) serta meningkatkan hubungan diplomatik Indonesia di kancah internasional yang mendukung posisi dan reputasi diplomasi Indonesia. Hasil tersebut mencerminkan komitmen Ali Alatas terhadap penyelesaian konflik secara damai dan menjunjung tinggi hukum internasional. %Z Prof. Dr. Muhammad Wildan, M. A.