eprintid: 77430 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12241 dir: disk0/00/07/74/30 datestamp: 2026-07-03 04:01:13 lastmod: 2026-07-03 04:01:13 status_changed: 2026-07-03 04:01:13 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: sophanshofwan@gmail.com creators_name: Ihza Hasan Al Banna, NIM.: 21105050090 title: HADIS HADIS LARANGAN RIBA DAN KETERKAITANNYA DALAM PENGGUNAAN MERCHANT DISCOUNT RATE PADA TRANSAKSI QUICK RESPONSES CODE INDONESIANS STANDART (QRIS) (Studi Ma’anil Hadis) ispublished: pub subjects: 297.21 divisions: jur_ih full_text_status: restricted keywords: Hadis Larangan Riba, Merchant Discount Rate, QRIS, Ma‘ānī al-Ḥadīṡ, Ekonomi Islam note: Dadi Nurhaedi, S.Ag.M.Si. abstract: Perkembangan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) memberikan kemudahan dalam transaksi ekonomi modern. Namun, penerapan Merchant Discount Rate (MDR) pada transaksi QRIS menimbulkan polemik terkait kemungkinan adanya unsur riba dalam potongan biaya yang dibebankan kepada merchant. Permasalahan tersebut mendorong perlunya kajian terhadap hadis-hadis larangan riba guna memahami relevansinya dengan praktik transaksi digital kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman hadis-hadis larangan riba serta mengkaji keterkaitannya dengan penerapan Merchant Discount Rate dalam penggunaan QRIS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis library research yang menggunakan pendekatan Ma‘ānī al-Ḥadīṡ. Sumber primer penelitian berupa hadis-hadis larangan riba dalam kitab-kitab hadis, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari kitab syarah hadis, kitab rijāl al-ḥadīṡ, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan teori pemahaman hadis Yusuf al-Qarḍāwī melalui pendekatan historis, tekstual, dan kontekstual untuk memahami makna hadis sesuai perkembangan sistem ekonomi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan riba dalam hadis berkaitan dengan adanya tambahan yang bersifat zalim dalam pertukaran barang ribawi. Dalam konteks transaksi QRIS, Merchant Discount Rate lebih tepat dipahami sebagai biaya jasa layanan sistem pembayaran digital daripada praktik riba dalam bentuk klasik. Namun, penerapannya tetap harus memperhatikan prinsip keadilan, transparansi, dan tidak merugikan salah satu pihak agar sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam. Dengan demikian, pemahaman hadis larangan riba memerlukan kontekstualisasi terhadap perkembangan ekonomi digital modern dan dapat menjadi kontribusi dalam pengembangan studi hadis serta ekonomi Islam kontemporer. Kata Kunci: Hadis Larangan Riba, Merchant Discount Rate, QRIS, Ma‘ānī al-Ḥadīṡ, Ekonomi date: 2026-06-08 date_type: published pages: 146 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Ihza Hasan Al Banna, NIM.: 21105050090 (2026) HADIS HADIS LARANGAN RIBA DAN KETERKAITANNYA DALAM PENGGUNAAN MERCHANT DISCOUNT RATE PADA TRANSAKSI QUICK RESPONSES CODE INDONESIANS STANDART (QRIS) (Studi Ma’anil Hadis). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77430/1/21105050090_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77430/2/21105050090_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf