%A - Syamsul Wathani %A - Machasin %A - Ahmad Baidowi %J Al-A’raf: Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat %T GENEALOGICAL RECONSTRUCTION IN THE HISTORIOGRAPHY OF TAFSIR FROM CRITIQUE TO METHODOLOGICAL DEMONSTRATION %X Artikel ini bertujuan untuk mewacanakan genealogi sebagai perangkat analisis dan demonstrasi metodologis guna memahami sejarah tafsir. Artikel ini mengajukan dua pertanyaan: apa pandangan dan gagasan pokok tradisi genealogi dalam kajian sejarah tafsir? Dan bagaimana tradisi genealogis merekonstruksi kajian sejarah tafsir? Dengan meminjam gagasan tentang dekonstruksi Jacques Derrida, artikel ini menjelaskan tiga temuan: pertama, genealogi menggagas kajian sejarah tafsir pada kesinambungan bentuk tafsir (genre) serta analisis konfigurasi sejarah Islam yang terbentuk melalui konvensi ideologi, teologi, wacana dan keilmuan; kedua, genealogi memiliki lima gagasan pokok, yakni: penyandaran sumber utama tafsir, rekoneksi dan adaptasi tafsir, kutipan tafsir, ringkasan tafsir dan afinitas penafsiran; ketiga, gagasan pokok tersebut dapat difungsikan sebagai perangkat rekonstruksi metodologi dalam kajian sejarah tafsir melalui empat instrumen analisis,: analisis arkeologis, analisis filologis, analisis kritik sejarah dan kritik ideologi. Genealogi menawarkan pendekatan kajian kesejarahan tafsir dengan menekankan analisis integratif antara karya tafsir dan aktivitas di luar karya tafsir untuk memahami keberadaan tafsir secara objektif serta memahami dengan cermat bagaimana tafsir bekerja dalam memproduksi makna. %N 1 %K Genealogi; Genre; Rekonstrksi; Dekonstruksi; Demonstrasi Metodologis %P 97-124 %V XXIII %D 2026 %I Faculty of Ushuluddin and Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta %L digilib77458