<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pendampingan Media Iklan Berbasis AI (Visual AI) untuk Branding Won.dis Cokelat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">-</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rama Kertamukti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">-</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kurnia Indasah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">-</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ummu Samhah Mufarrihah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat branding Won.dis &#13;
Cokelat, UMKM pengolah kakao lokal di Kalibawang, Kulon Progo, melalui &#13;
pendampingan komunikasi visual dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) secara &#13;
bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan oleh Program Studi Magister Media dan &#13;
Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 1 Januari–1 Mei 2026 dengan &#13;
pendekatan Participatory Action Research yang mencakup diagnosis partisipatif, ko&#13;
desain identitas merek, pelatihan visual dan AI, produksi rancangan, implementasi &#13;
terbatas, serta evaluasi-refleksi. Audit awal menemukan enam kebutuhan: identitas &#13;
visual belum konsisten, pesan masih dominan informatif, storytelling petani kakao &#13;
belum optimal, templat konten belum tersedia, sumber daya desain terbatas, dan alur &#13;
kerja AI belum memiliki kurasi manusia. Program menghasilkan arsitektur pesan &#13;
merek, pedoman visual, templat media digital, empat rancangan iklan, serta kerangka &#13;
VISUAL-AI sebagai panduan produksi konten. Temuan menunjukkan bahwa AI &#13;
membantu eksplorasi ide dan efisiensi produksi, tetapi verifikasi klaim, kepatuhan hak &#13;
cipta, konsistensi merek, representasi identitas lokal, dan keputusan akhir tetap harus &#13;
dilakukan manusia. Artikel ini menegaskan bahwa penguatan branding UMKM pangan &#13;
lokal membutuhkan integrasi strategi merek, komunikasi visual, storytelling berbasis &#13;
bukti, dan tata kelola AI yang etis.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.231 Media Digital</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Yayasan Lentera Avanya Nagari</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>